JAKARTA, Radarjakarta.id – Di tengah hiruk pikuk kehidupan perkotaan yang serba cepat, Balai Warga RW 04 Tebet Timur setiap bulannya menjelma menjadi ruang penuh kehangatan, tawa, dan harapan.
Di tempat inilah Posbindu RW 04 “Cempaka” Tebet Timur rutin dilaksanakan, menjadi wadah penting bagi para lanjut usia untuk menjaga kesehatan sekaligus mempererat kebersamaan.
Kegiatan ini bukan sekadar agenda bulanan, melainkan ruang silaturahmi yang memberi makna bagi para lansia.
Mereka datang bukan hanya untuk memeriksakan kesehatan, tetapi juga untuk saling bertukar cerita, berbagi senyum, dan merasakan perhatian dari lingkungan sekitar.
Sebagai Ketua Posbindu RW 04 “Cempaka” Tebet Timur, Ibu Endang Suryanti, menegaskan bahwa kegiatan ini lahir dari kepedulian dan cinta kepada para orang tua yang telah berjasa membangun keluarga serta lingkungan.
“Posbindu RW 04 ‘Cempaka’ Tebet Timur kami jalankan dengan hati.l,” tuturnya di Balai Warga RW 04 Tebet Timur, Selasa (3/2/2026).
“Kami ingin para lansia merasa diperhatikan, dihargai, dan tetap memiliki semangat hidup di usia senja,” ujar Ibu Yanti, sapaan akrabnya.
Kegiatan yang dilaksanakan secara rutin setiap satu bulan sekali ini meliputi berbagai layanan kesehatan dasar, seperti pengukuran tekanan darah, penimbangan berat badan, pemeriksaan gula darah, hingga konsultasi kesehatan ringan bersama tenaga kesehatan.
Tak hanya kegiatan itu saja, suasana semakin hidup dengan kegiatan senam lansia, edukasi pola hidup sehat, serta obrolan santai yang menciptakan nuansa kekeluargaan dan kebersamaan.
Menurut Ibu Yanti sapaan akrab kesehariannya, kehadiran Posyandu Lansia dan Posbindu RW 04 “Cempaka” Tebet Timur juga berperan penting dalam menjaga kesehatan mental para lansia. Banyak dari mereka menantikan momen ini sebagai ajang bersosialisasi dan mengusir rasa kesepian.
“Kadang yang mereka butuhkan bukan hanya obat, tetapi juga teman bicara dan rasa kebersamaan. Di sini mereka bisa tertawa bersama dan saling menyemangati,” imbuhnya.
Keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari dukungan para kader kesehatan, pengurus RW, tenaga medis, serta partisipasi aktif warga. Kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lansia dapat tumbuh kuat dari lingkungan terkecil, yakni di tingkat RW.
Ibu Yanti berharap Posbindu RW 04 “Cempaka” Tebet Timur dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain.
“Merawat lansia berarti merawat masa depan kita sendiri. Semoga kegiatan ini terus berkembang dan memberi manfaat yang lebih luas,” tuturnya penuh harap.
Kini, Posbindu RW 04 “Cempaka” Tebet Timur tidak hanya menjadi tempat pemeriksaan kesehatan, tetapi juga simbol kepedulian, kebersamaan, dan penghormatan kepada para lansia bahwa di usia senja, mereka tetap berhak hidup sehat, bahagia, dan bermakna.
Posbindu merupakan singkatan dari Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular, yaitu kegiatan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat yang bertujuan untuk mencegah dan mendeteksi dini penyakit tidak menular (PTM), khususnya pada remaja, dewasa, dan lanjut usia.
Melalui Posbindu, masyarakat didorong untuk mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini, mencegah penyakit kronis sebelum menjadi berat, serta menerapkan pola hidup sehat secara berkelanjutan.
Kegiatan Posbindu umumnya meliputi pengukuran tekanan darah, pemeriksaan berat badan, tinggi badan, dan lingkar perut, cek gula darah, kolesterol, serta asam urat, konseling kesehatan, edukasi pola hidup sehat, hingga pencatatan faktor risiko PTM.
Posbindu berfokus pada pencegahan penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, stroke, obesitas, dan gangguan metabolik lainnya.
Singkatnya, Posbindu menjadi garda terdepan pencegahan penyakit kronis di tingkat lingkungan, yang dijalankan oleh kader kesehatan dengan dukungan puskesmas. |Guffe*











