Pos Indonesia Berangkatkan 451 Pemudik, Antusiasme Membludak Lampaui Target

banner 468x60

BANDUNG, Radarjakarta.id — Gelombang mudik Lebaran 2026 kian memanas. Di tengah lonjakan kebutuhan transportasi, PT Pos Indonesia (Persero) tampil di garis depan dengan memberangkatkan 451 pemudik dalam program Mudik Gratis BUMN 2026. Jumlah ini melampaui target awal dan menjadi bukti tingginya animo masyarakat untuk pulang kampung secara aman dan nyaman.

Program bertajuk “Mudik Aman Berbagi Harapan” ini bukan sekadar seremoni tahunan. Di baliknya, ada realitas kebutuhan masyarakat yang mendesak: akses transportasi terjangkau, aman, dan terorganisir di tengah padatnya arus mudik menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero), Daud Joseph, menegaskan bahwa keikutsertaan perusahaannya bukan hanya formalitas, melainkan bentuk nyata kehadiran BUMN di tengah masyarakat.

“Ini bukan sekadar program, tapi wujud terima kasih kami kepada masyarakat. Kami ingin memastikan mereka bisa pulang dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan,” ujarnya saat pelepasan peserta di Bandung, Selasa (17/3).

Awalnya, Pos Indonesia hanya menargetkan 350 peserta. Namun, angka pendaftar yang menembus lebih dari 700 orang memaksa adanya penyesuaian. Setelah melalui proses seleksi dan verifikasi ketat, sebanyak 451 pemudik akhirnya diberangkatkan menggunakan lima unit bus dari tiga kota besar: Jakarta, Bandung, dan Surabaya.

Lonjakan pendaftar ini menjadi sinyal kuat bahwa program mudik gratis masih menjadi “penyelamat” bagi masyarakat, terutama di tengah tantangan ekonomi dan mahalnya biaya perjalanan saat musim Lebaran.

Tak hanya soal angka, program ini juga membawa pesan strategis: mendorong masyarakat beralih ke moda transportasi resmi yang lebih aman dan terkoordinasi, sekaligus menekan risiko kecelakaan di jalan raya yang kerap meningkat saat arus mudik.

Di sisi lain, program ini merupakan hasil kolaborasi lintas BUMN yang dikoordinasikan oleh pemerintah, memastikan kesiapan armada serta standar keselamatan perjalanan tetap terjaga.

Daud menambahkan, kebahagiaan para pemudik menjadi energi tersendiri bagi perusahaan.

“Melihat senyum mereka hari ini adalah kebanggaan bagi kami. Mudik bukan sekadar perjalanan, tapi tentang kembali ke pelukan keluarga,” katanya.

Di tengah hiruk pikuk arus mudik nasional, langkah Pos Indonesia ini menjadi potret bagaimana peran BUMN tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga hadir sebagai solusi sosial. Namun, di balik keberhasilan ini, tantangan ke depan tetap besar: mampukah program seperti ini menjangkau lebih banyak masyarakat di tahun-tahun berikutnya? |Hans*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.