Polsek Tambora Bongkar Pencurian Kabel PLN di Delapan Gardu, Kerugian Capai Rp220 Juta

banner 468x60

JAKARTA, RadarJakarta.id — Kepolisian Sektor (Polsek) Tambora, Jakarta Barat, mengungkap kasus pencurian kabel listrik milik PT PLN (Persero) yang terjadi di sejumlah gardu listrik di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Akibat aksi tersebut, PLN mengalami kerugian total sebesar Rp220.873.000.

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan pemadaman listrik yang terjadi pada Rabu (25/11/2025) sekitar pukul 13.00 WIB di Jalan Pengukiran IV RT 02 RW 02, Kelurahan Pekojan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Seorang petugas PLN berinisial NH menerima laporan gangguan listrik melalui call center, kemudian melakukan pengecekan langsung ke gardu di lokasi.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui kabel listrik sepanjang kurang lebih 30 meter telah hilang. Kerugian pada satu gardu tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp28 juta. Pihak PLN selanjutnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Tambora untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran Polsek Tambora melakukan penyelidikan intensif dengan mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi. Dari hasil pengembangan, polisi mengidentifikasi adanya pola pencurian serupa di beberapa gardu listrik lainnya.

Kapolsek Tambora, Kompol Muhammad Kukuh Islami, mengatakan bahwa dari hasil penyidikan, pencurian kabel listrik PLN dilakukan di delapan gardu yang tersebar di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Aksi tersebut berlangsung sejak November 2025 dengan waktu dan lokasi yang berdekatan.

“Para pelaku menjalankan aksinya secara situasional. Mereka menunggu kondisi lingkungan dirasa aman sebelum memotong kabel listrik di gardu,” ujar Kukuh dalam keterangannya, Senin (5/1/2026).

Polisi kemudian menangkap tiga orang tersangka pada Selasa (30/12/2025). Tersangka berinisial E.M (49) diamankan di kawasan Jalan Caman Raya, Kota Bekasi, sekitar pukul 12.00 WIB. Dua tersangka lainnya, A.P (46) dan N (41), ditangkap di kawasan Banjir Kanal Timur (BKT), Duren Sawit, Jakarta Timur, sekitar pukul 10.30 WIB.

Dalam pemeriksaan, para tersangka mengakui perbuatannya. Tersangka E.M dan N berperan sebagai eksekutor yang memotong kabel listrik di gardu, sementara A.P bertugas mengawasi situasi sekitar untuk memastikan kondisi aman saat aksi pencurian berlangsung. Para pelaku diketahui menyamar sebagai petugas PLN dengan mengenakan helm dan rompi keselamatan.

“Bahkan, salah satu tersangka merupakan mantan teknisi PLN sehingga memahami lokasi gardu dan sistem jaringan listrik,” kata Kukuh.

Setelah mencuri kabel listrik, para pelaku menjualnya dan memperoleh uang sebesar Rp2,4 juta. Hasil penjualan tersebut dibagi untuk kebutuhan sehari-hari, sementara sekitar Rp300.000 digunakan sebagai biaya operasional selama melakukan aksi pencurian.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu unit baterai gerinda portable, rompi keselamatan, helm bertuliskan PLN, tiga helm lainnya, pakaian yang digunakan saat beraksi, dua unit sepeda motor Honda Vario beserta kunci kontak, satu karung, serta satu flash disk berisi rekaman CCTV.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Bandengan, Meyrina P. Turambi, mengatakan pencurian kabel listrik berdampak langsung pada masyarakat. Menurut dia, satu gardu yang mengalami gangguan dapat menyebabkan pemadaman listrik bagi hingga 500 pelanggan.

“Kami mengimbau masyarakat agar waspada terhadap oknum yang mengaku sebagai petugas PLN. Pastikan selalu kartu identitas resmi atau lakukan konfirmasi langsung kepada PLN jika ada pekerjaan di lingkungan sekitar,” ujar Meyrina.

Saat ini, seluruh tersangka telah ditahan di Polsek Tambora. Mereka dijerat Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. Polisi masih mendalami kemungkinan keterlibatan jaringan lain serta lokasi pencurian tambahan.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.