Polres Bengkayang Siap Panen Raya, Dapat Apresiasi Polri

banner 468x60

RADAR JAKARTA|Bengkayang – Komitmen Polres Bengkayang, Kalimantan Barat, dalam mendukung ketahanan pangan nasional menuai apresiasi tinggi dari Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri. Inovasi dan kerja nyata yang dilakukan jajaran Polres dipandang sebagai terobosan strategis dalam mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat.

Dalam kunjungan kerja yang dipimpin oleh Kombes Pol Ucok Lasdon Silalahi, S.I.K., M.H., dan Kombes Pol Joko Purnomo, S.H., S.I.K., M.M., tim Itwasum Polri menilai langsung kesiapan Polres Bengkayang dalam menghadapi panen raya serta melakukan asesmen operasional SPPG Polda Kalbar.

Kapolres Bengkayang, AKBP Teguh Nugroho, S.H., S.I.K., M.I.K., memaparkan sederet program unggulan yang telah digulirkan sejak November 2024. Di antaranya, pembentukan koperasi, pendampingan kelompok tani, distribusi bibit unggul, hingga pengolahan hasil panen berbasis teknologi ramah lingkungan.

Salah satu inovasi yang mendapat sorotan adalah Koperasi Produsen Teguh Sejahtera Bengkayang, yang resmi berbadan hukum sejak 2023 dan kini telah memiliki 350 anggota. Koperasi ini menjadi motor penggerak ekonomi lokal dengan skema bagi hasil yang adil dan kolaboratif.

“Koperasi ini tidak hanya menjadi mitra petani dalam distribusi barang dan jasa, tetapi juga mampu meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian,” ujar Kapolres Teguh.

Teknologi pertanian berbasis lingkungan juga dikembangkan, seperti penggunaan Mikroba Google sebagai bioaktivator tanah, serta pemupukan terpadu menggunakan kompos fermentasi dan pupuk kimia. Langkah ini terbukti efektif dalam meningkatkan produktivitas jagung.

Tak hanya itu, Polres Bengkayang juga tengah membangun pabrik dan gudang pengolahan jagung bertajuk “Pangan Merah Putih” di atas lahan seluas 6 hektare. Proyek ini telah mencapai progres 55%, dengan kapasitas produksi 300 ton/hari dan gudang penyimpanan 5.000 ton. Ditargetkan rampung pada pekan ketiga Mei 2025.

Bahkan, rencana ekspor jagung ke Malaysia melalui PLBN Jagoi Babang dan Pelabuhan Kijing tengah dipersiapkan. Langkah ini tidak hanya memperluas pasar bagi petani lokal, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan dan menyumbang devisa negara.

“Jika berhasil, program ini bisa menjadi role model nasional. Tak hanya menurunkan angka kriminalitas, tapi juga langsung menyentuh kesejahteraan masyarakat,” puji Kombes Pol Ucok Lasdon.

Kombes Pol Joko Purnomo menambahkan pentingnya mitigasi risiko menjelang panen raya, seperti banjir dan perubahan cuaca ekstrem. Ia mendorong sinergi lintas sektor agar program ini bisa berjalan berkelanjutan.

Tim Itwasum Polri juga meninjau langsung lokasi pabrik di Jalan Bukit Tinggi, Koperasi Teguh Sejahtera, dan lahan jagung di Lanud Harry Hadisoemantri, Sanggau Ledo, yang direncanakan sebagai pusat panen raya.

Sinergi antara Polri dan TNI AU menjadi simbol kolaborasi antar-lembaga negara dalam mewujudkan kedaulatan pangan.

Dengan semangat gotong royong, inovasi, dan komitmen yang kuat, Polres Bengkayang kini menjadi garda terdepan dalam revolusi ketahanan pangan nasional menjadi inspirasi dan harapan baru bagi Indonesia yang mandiri secara ekonomi dan berdaulat atas pangan.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.