KABUPATEN SEMARANG, Radarjakarta.id – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta menyalurkan bantuan sambungan listrik baru kepada sejumlah keluarga pra sejahtera di Kabupaten Semarang melalui inisiatif program sosial “Light Up The Dream”.
Program ini merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat yang belum memiliki akses listrik mandiri.
Pelaksanaan program ini merupakan hasil kolaborasi yang melibatkan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN, Srikandi PLN, dan Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati (PIKK) PLN.
Melalui sinergi tersebut, tim berhasil mendistribusikan lima sambungan listrik baru gratis bagi keluarga kurang mampu, serta menyalurkan 50 paket sembako untuk meringankan beban warga dhuafa di wilayah tersebut. Inisiasi ini menegaskan peran aktif PLN sebagai entitas bisnis yang juga memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan.
General Manager PLN Unit Induk Pengatur Beban (UIP2B) Jamali, Munawwar Furqan, menyatakan bahwa kegiatan sosial ini adalah bentuk kehadiran konkret PLN dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama di daerah yang masih membutuhkan bantuan akses energi dasar. Ia menekankan bahwa energi listrik bukan sekadar komoditas, melainkan katalisator utama bagi kehidupan yang lebih baik.
“Ketika listrik pertama kali menyala di rumah keluarga penerima, ekspresi bahagia dan haru mereka selalu menjadi momen yang sangat berharga dan memotivasi bagi seluruh tim kami,” ujar Munawwar.
Ia melanjutkan, “Kami berharap melalui bantuan sambungan listrik permanen ini, para penerima manfaat dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih aman, nyaman, dan layak, menghilangkan ketergantungan pada sumber penerangan sementara yang berisiko.”
Program “Light Up The Dream” dirancang secara spesifik untuk mengatasi masalah ketidakmerataan akses listrik di kalangan keluarga pra sejahtera.
Di Indonesia, meskipun rasio elektrifikasi telah mencapai angka yang tinggi, masih terdapat kantong-kantong masyarakat yang terhambat oleh faktor ekonomi untuk memasang instalasi listrik secara legal dan mandiri.
PLN hadir menjembatani kesenjangan ini, memastikan bahwa hak dasar masyarakat atas penerangan terpenuhi.
Manager PLN UP2B Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, Rachmat Hidayat, menambahkan bahwa Light Up The Dream menghadirkan cahaya tidak hanya dalam bentuk listrik fisik, tetapi juga harapan dan semangat baru bagi masyarakat untuk terus bermimpi serta mengembangkan potensi.
Ia menekankan bahwa keberlanjutan program ini adalah prioritas, mengingat dampak transformatif yang ditimbulkan pada kehidupan keluarga penerima.
Peran penting juga dimainkan oleh Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN. YBM PLN memastikan bahwa dana yang terkumpul disalurkan secara transparan dan tepat sasaran.
Dana ZIS tersebut dialokasikan ke berbagai program, termasuk bantuan paket sembako untuk memenuhi kebutuhan dasar warga dhuafa yang terdampak kesulitan ekonomi, serta membiayai program “Light Up The Dream” yang fokus menyediakan sambungan listrik baru bagi keluarga pra sejahtera.
Keluarga penerima bantuan di Kabupaten Semarang menyambut program ini dengan rasa syukur mendalam. Dengan adanya sambungan listrik baru yang legal, aman, dan didukung oleh infrastruktur PLN, standar hidup dan keamanan rumah tangga mereka menjadi meningkat.
Akses listrik yang memadai juga diharapkan dapat memicu kegiatan produktif di tingkat rumah tangga, sehingga berdampak positif pada peningkatan taraf ekonomi.
Mewakili para penerima manfaat di Desa Branjang, Ibu Diah Utami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PLN atas realisasi bantuan penyambungan listrik gratis.
Ia menuturkan bahwa inisiatif ini sangat berdampak bagi masyarakat kurang mampu yang selama ini mendambakan penerangan mandiri.
Menutup penyampaiannya, Diah melangitkan doa agar PLN terus berjaya dan konsisten menerangi negeri.
PLN UP2B Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, guna mengidentifikasi dan menjangkau lebih banyak lagi keluarga yang membutuhkan program serupa.
Program “Light Up The Dream” ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi entitas korporasi lainnya untuk turut berkontribusi aktif dalam pembangunan sosial, memastikan bahwa pemerataan akses energi menjadi kenyataan bagi seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.











