RADAR JAKARTA | Depok – Komandan Kodim 0508/Depok, Kolonel Inf Iman Widhiarto S.T, M.M., menerima kunjungan peserta Mandiri Investment Forum (MIF) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terletak di Kecamatan Tapos, Kota Depok.
Kunjungan ini berlangsung pada Senin, 10 Februari 2025, dengan tujuan untuk melihat langsung keberadaan Dapur Sehat yang berfokus pada pemenuhan gizi masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Kolonel Inf Iman Widhiarto menjelaskan bahwa MIF melakukan evaluasi terhadap pelayanan pemenuhan gizi di SPPG, serta mendiskusikan berbagai aspek terkait dengan pengelolaan Dapur Sehat di Tapos.
“MIF mengamati berbagai aspek operasional, mulai dari penyediaan alat masak, jumlah pekerja di dapur SPPG, suplai bahan baku, hingga sistem pembayaran yang diterapkan,” paparnya.
Selain itu, tujuan kunjungan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman peserta MIF tentang pentingnya konsumsi makanan bergizi dalam mendukung gaya hidup sehat, serta untuk menggali peluang investasi di sektor kesehatan dan industri makanan sehat.
Dandim 0508/Depok menambahkan bahwa kunjungan ini juga menjadi ajang edukasi bagi para peserta tentang inovasi dan peluang investasi dalam industri pangan bergizi, yang berpotensi memberikan dampak positif pada kesejahteraan jangka panjang masyarakat.
“Melalui kunjungan ini, kami berharap peserta MIF dapat memahami lebih dalam tentang peran penting makanan bergizi dalam kehidupan sehari-hari, dan bagaimana sektor ini dapat menjadi peluang investasi yang menarik,” lanjut Kolonel Inf Iman Widhiarto.
Selain Dandim 0508/Depok, acara ini juga dihadiri oleh Camat Tapos Suhendar, Lurah Cilangkap Teguh Santoso, serta rombongan peserta MIF yang berasal dari berbagai negara, termasuk India, China, Inggris, Singapura, Malaysia, Hong Kong, Norwegia, dan Belanda.
Kunjungan ini memberikan kesempatan bagi para peserta MIF untuk belajar langsung mengenai program makan bergizi yang telah dijalankan oleh pemerintah Indonesia.
Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (Kasatpel) SPPG, Raka, menjelaskan bahwa kunjungan ini dilakukan dalam rangka mempelajari lebih jauh mengenai program makan bergizi yang dijalankan oleh pemerintah.
“Kami berdiskusi tentang implementasi program ini, manfaatnya bagi masyarakat, serta tantangan yang dihadapi. Tujuan utamanya adalah untuk menggali wawasan lebih dalam mengenai keberlanjutan dan pengembangan program serupa, baik di Indonesia maupun di negara lain,” ujarnya.
Diskusi yang berlangsung konstruktif ini menghasilkan beberapa kesepakatan penting, antara lain peningkatan kerja sama dalam mendukung inisiatif pemerintah, pertukaran informasi dengan pihak internasional, serta potensi keterlibatan Mandiri Sekuritas dalam program sosial berbasis gizi.
Kunjungan ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh semua pihak yang hadir. Diharapkan bahwa kolaborasi antara Mandiri Sekuritas, pemerintah, dan pihak internasional ini dapat berlanjut dan berkembang lebih jauh, guna menciptakan program-program sosial yang inovatif dan berkelanjutan.
Dengan demikian, diharapkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam hal pemenuhan gizi, dapat terus meningkat seiring waktu.
Kerja sama yang terjalin ini diharapkan dapat memberikan dampak positif tidak hanya untuk masyarakat Indonesia, tetapi juga untuk memperkuat hubungan internasional dalam bidang kesehatan dan investasi pangan bergizi.
Dengan kunjungan ini, diharapkan program-program kesehatan dan pemenuhan gizi seperti Dapur Sehat di Tapos dapat menjadi contoh yang menginspirasi bagi wilayah lain di Indonesia dan dunia internasional dalam memperbaiki kualitas hidup masyarakat melalui pendekatan berbasis gizi yang berkelanjutan.











