RADAR JAKARTA|BANDUNG — Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) menjadi saksi sejarah pada Sabtu (24/5/2025) sore saat Persib Bandung resmi dinobatkan sebagai Juara Liga 1 musim 2024/2025, menutup kompetisi dengan penuh gemuruh dan sorotan tajam. Kemenangan atas Persis Solo bukan hanya membawa trofi juara ke Kota Kembang, tetapi juga mengantar Persib mendominasi ajang penghargaan musim ini.
DOMINASI TOTAL PERSIB DI PANGGUNG PENGHARGAAN
Sukses Persib tak berhenti di papan klasemen. Dalam seremoni penyerahan trofi, klub Maung Bandung menyabet berbagai gelar prestisius:
Tyronne Del Pino mencetak sejarah dengan menggondol dua gelar sekaligus:
Best XI dan Best Player of the Season.
Gustavo Franca, benteng pertahanan andalan, masuk ke dalam Best XI of the Season.
Pelatih Bojan Hodak dinobatkan sebagai Best Coach of the Season berkat racikannya yang solid dan konsisten.
Berikut daftar lengkap pemenang Liga 1 musim ini:
BEST XI of the Season BRI Liga 1 2024/2025:
Kiper: Igor Rodrigues (Persita Tangerang)
Bek: Fajar Fathurrahman (Borneo FC), Gustavo Franca (Persib), Rizky Ridho (Persija), Victor Luiz (PSM)
Gelandang: Yakob Sayuri (Malut United), Alexis Messidoro (Dewa United), Tyronne Del Pino (Persib)
Penyerang: Egy Maulana Vikri (Dewa United), Alex Martins (Dewa United), Mariano Peralta (Borneo FC)
Penghargaan Individu & Tim:
Best Player: Tyronne Del Pino (Persib Bandung)
Best Coach: Bojan Hodak (Persib Bandung)
Best Young Player: Arkhan Fikri (Arema FC)
Top Skor: Alex Martins (Dewa United) – 26 gol, 5 assist
Goal of the Season: Bek Persija (vs Arema FC, pekan ke-26)
Fair Play Team: Maluku United
UCAPAN SELAMAT DARI KETUA UMUM PSSI, ERICK THOHIR
Lewat akun Instagram pribadinya, Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengucapkan selamat kepada Persib:
“Selamat untuk Persib Bandung sebagai Juara Liga 1 2024/25. PSSI terus mendorong peningkatan kualitas Liga 1 agar bisa menjadi yang terbaik di Asia Tenggara.”
Namun, Erick tidak menutup mata terhadap insiden flare yang mencoreng kemeriahan laga pamungkas. Aksi suporter yang menyalakan suar tebal dinilai mengganggu kualitas visual pertandingan.
“Hari ini harusnya jadi pesta sepak bola, tapi asap dari flare mengurangi kualitas siaran dan dokumentasi. Ini sangat disayangkan,” ujarnya.
PSSI: INDONESIA BELUM SIAP JADI TUAN RUMAH KELAS DUNIA
Dalam pernyataan yang mengejutkan, Erick mengungkap bahwa FIFA tengah mengevaluasi langsung kompetisi sepak bola Indonesia, dan hasilnya belum memuaskan.
“FIFA datang, menonton langsung. Ya, realitanya kita belum siap. Masih banyak yang harus dibenahi, dari penyelenggaraan hingga perilaku suporter,” ujarnya dengan nada serius.
Meski menyampaikan kritik, Erick tetap memberikan apresiasi kepada penyelenggara, klub, dan pemain atas kerja keras sepanjang musim.
“Liga ini sudah jauh berkembang, tapi kita harus terus naik level. PSSI akan fokus mendorong Liga 1 masuk peringkat 12 besar Asia seperti target yang sudah ditetapkan.”
PERSIB BERJAYA, INDONESIA BERBENAH
Gelar juara yang diraih Persib Bandung adalah momentum besar dalam sejarah klub dan Liga 1. Namun di balik sorak sorai dan pesta juara, ada pekerjaan rumah besar yang harus dituntaskan: memperbaiki tata kelola, edukasi suporter, dan meningkatkan standar agar Liga 1 benar-benar pantas disebut ‘kebanggaan Asia Tenggara’.
|Daffa*










