Penerbit Erlangga Perkenalkan “Learning Zone”, Buku Bahasa Inggris Standar Internasional untuk SD

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Menjawab kebutuhan sekolah dasar di Indonesia akan pembelajaran bahasa Inggris berstandar global, Penerbit Erlangga menggelar Product Preview bertajuk “Enhancing English Teaching Competence for Primary Teachers in the Era of Global Education” di Ballroom Swiss-Belinn Cawang, Senin (10/11).

Acara ini menjadi peluncuran resmi seri buku terbaru “Learning Zone”, buku pembelajaran bahasa Inggris untuk siswa SD yang disusun berdasarkan standar CEFR (Common European Framework of Reference for Languages).

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–13.00 WIB ini dihadiri lebih dari 200 peserta, terdiri dari guru, kepala sekolah, dan pengurus yayasan dari sekolah-sekolah dasar di Jakarta, Bogor, Bekasi, serta Banten.

Melalui forum ini, peserta mendapatkan inspirasi dan strategi praktis untuk menerapkan pembelajaran bahasa Inggris yang komunikatif, modern, dan relevan dengan kebutuhan global.

Seri Learning Zone terdiri dari dua komponen utama Student Book dan Workbook untuk kelas 1 hingga 6 SD. Pembelajaran dirancang agar berstandar internasional, namun tetap kontekstual dengan budaya dan kurikulum nasional Indonesia.

Melalui pendekatan Content and Language Integrated Learning (CLIL), materi bahasa Inggris dihubungkan dengan mata pelajaran lain seperti sains, IPS, hingga sejarah, sehingga siswa tidak hanya belajar bahasa, tetapi juga mengembangkan pemikiran kritis dan wawasan pengetahuan.

Fitur unggulan Learning Zone meliputi:

* Grammar Zone: memperkuat pemahaman struktur bahasa

* Phonics & Word Studies: melatih pelafalan dan kosakata

* Project Work: tugas kreatif di akhir unit

* Aktivitas 4 skills: reading, writing, listening, speaking yang menyenangkan.

“Learning Zone hadir bukan hanya untuk mengajarkan bahasa Inggris, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan diri dan kemampuan berpikir global bagi peserta didik Indonesia. Kami ingin membuktikan bahwa buku pembelajaran nasional pun mampu memenuhi standar internasional,” ujar Dwi Wahyu P, Direksi Penerbit Erlangga.

Perwakilan Penerbit Erlangga, Winny, menjelaskan bahwa seminar ini digelar untuk mendukung pengembangan kompetensi guru dalam mengajar bahasa Inggris di tingkat SD.

“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kompetensi, pengetahuan, dan keterampilan guru bahasa Inggris. Selain menyediakan buku berkualitas, Erlangga juga berkomitmen menghadirkan seminar dan pelatihan yang mendukung profesionalitas guru,” ujar Winny.

Acara dipandu oleh Nathalie Indry, certified public speaker dan voice-over talent. Dua narasumber yang dihadirkan adalah:

Mr. D.J. West, Vice President of Academic Strategy, McGraw Hill International  memaparkan strategi pembelajaran bahasa Inggris efektif berbasis riset global.

Harumi Manik Ayu Yamin, S.Hum., M.Hum., Dosen Program Studi Inggris Universitas Indonesia & Vice Secretary TEFLIN  membahas pentingnya kontekstualisasi materi ajar bagi siswa SD di Indonesia.

Dalam sesi pemaparannya, Harumi menilai bahwa langkah mewajibkan kembali pelajaran bahasa Inggris sejak kelas 3 SD adalah keputusan positif untuk mengejar ketertinggalan Indonesia dibanding negara ASEAN lain.

“Bahasa Inggris sangat penting di era globalisasi. Tantangan terbesar bagi sekolah adalah memulai kembali setelah sempat ditiadakan, terutama terkait kesiapan guru sebagai role model. Namun hal ini bisa ditingkatkan bertahap, asal guru memiliki kemauan berkembang,” jelasnya.

Harumi berharap kebijakan ini memberi akses pembelajaran bahasa Inggris yang lebih merata.

“Semoga anak-anak Indonesia semakin siap menjadi SDM masa depan yang kompeten dan percaya diri,” harapnya.

Dengan peluncuran Learning Zone dan rangkaian seminar tersebut, Penerbit Erlangga menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra pendidikan yang tidak hanya menyediakan bahan ajar berkualitas, tetapi juga berperan aktif meningkatkan kapasitas guru di era global.

 

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.