DELI SERDANG, Radarjakarta.id – Kasus penembakan yang menewaskan Doni (40), alias Doni Pa’cek, anggota organisasi masyarakat (ormas) Pemuda Pancasila (PP), di Dusun IV, Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, terus bergulir.
Polda Sumatera Utara (Sumut) telah mengamankan tiga orang yang diduga terkait dengan kasus penembakan tersebut.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan mengatakan, ketiga orang yang diamankan diduga merupakan anggota ormas yang sama dengan korban.
“Yang diamankan sudah tiga orang, diduga dari ormas yang sama. Informasinya permasalahan pribadi,” kata Ferry, Selasa (20/10/2026).
Meski demikian, polisi belum membeberkan identitas maupun peran ketiga orang tersebut dalam kasus yang menewaskan Doni Pa’cek.
Ferry menyebutkan, penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengungkap secara utuh peristiwa penembakan tersebut, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.
Kasus ini sebelumnya ditangani oleh Polresta Deli Serdang. Namun, dalam perkembangan penyelidikan, penanganannya kini diambil alih oleh Polda Sumut.
“Iya. Informasinya yang awalnya ditangani Polresta Deli Serdang, kini diambil penanganannya ke Polda Sumut,” ujar Ferry.
Polisi memastikan penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap motif serta peran masing-masing pihak dalam kasus tersebut.
Doni Pa’cek diketahui tewas setelah menjadi korban penembakan di wilayah Dusun IV, Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Deli Serdang, pada Minggu (18/10/2026).
Hingga kini, Polda Sumut masih mendalami kasus tersebut dan menyelidiki kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain.











