DEPOK, Radarjakarta.id – Di Momentum Hari Sumpah Pemuda Pemuda di Kota Depok berkomitmen untuk tmendukung dan mengawal program Asta Cita yang digagas oleh Presiden RI, Prabowo Subianto dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Salah satunya dengan memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) dapat berjalan optimal di Depok.
M Fadil salah satu pemuda di Kota Depok yang merupakan owner dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukamaju 03 Mitra Badan Gizi Nasional mengatakan dalam momentum Hari Sumpah Pemuda ke-97, pemerintah menegaskan kembali komitmennya untuk meningkatkan kualitas hidup generasi muda Indonesia melalui pemenuhan gizi seimbang dan pembangunan karakter.
“Upaya ini sejalan dengan semangat Sumpah Pemuda yang menjadi simbol persatuan, kerja keras, dan tekad untuk memajukan bangsa,”kata Fadil yang pernah menjadi ketua Tunas Indonesia Raya.
Dia menambahkan program MBG merupakan fondasi penting dalam membangun generasi muda yang sehat dan sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.
Program ini bertujuan untuk menciptakan generasi yang mampu membawa Indonesia menjadi negara maju melalui pemenuhan gizi yang baik sejak dini.
Ketahanan pangan bukan urusan kementerian saja. Ini urusan seluruh bangsa.
Para Pemuda siap berada di garis depan untuk memastikan setiap anak Indonesia tumbuh sehat dan kuat,”
“Kami bagian anak muda bisa menggerakkan sektor pertanian melalui berbagai program, seperti melalui smart farming digitalisasi maupun melalui pendukung sektor pertanian lainnya.
“Sehingga mudah-mudahan kita bisa swasembada pangan juga melalui keterlibatan anak mudanya,” ucapnya.
Di moment ini, para pemuda harus berperan aktif untuk menggerakkan ekonomi di masyarakat dan mengembangkan generasi muda bersama-sama untuk membentuk berbagai komunitas.
“Yang walaupun skala kegiatannya lokal, tetapi dampaknya bisa nasional maupun global, termasuk yang disinggung oleh Presiden terkait peran pemuda dalam pencegahan perubahan iklim,” ucapnya.
Di lokasi sama, Wali Kota Depok menyampaikan apresiasi atas langkah pemerintah pusat yang dinilainya sebagai bentuk nyata investasi jangka panjang bagi masa depan generasi bangsa.
“Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang telah mencanangkan program makan bergizi gratis. Ini program sederhana tapi sangat bermakna, karena merupakan investasi masa depan untuk anak-anak kita,” ujar Supian Suri.
Ia menekankan, tidak mungkin berbicara tentang generasi emas 2045 jika anak-anak tidak mendapatkan asupan gizi yang cukup.
Program ini, menurutnya, adalah langkah strategis yang hasilnya baru akan dirasakan beberapa tahun mendatang.
“Kita tidak bisa bicara generasi emas kalau anak-anak kita tidak mendapat asupan gizi yang cukup. Program ini menjadi investasi jangka panjang yang hasilnya akan kita rasakan beberapa tahun ke depan,” tambahnya.
Dirinya juga menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak yang ikut menyukseskan program tersebut.
“Program ini tidak bisa berjalan tanpa kolaborasi. Saya berterima kasih kepada Ketua Yayasan Bang Fadil, kepada Nuroji dari Komisi IX DPR RI, serta dukungan dari TNI, Polri, camat, lurah, RT-RW, LPM, para kader, dan pihak sekolah yang turut menyukseskan program ini,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia berharap kehadiran SPPG Sukamaju 03 dapat membawa manfaat luas bagi masyarakat sekitar, bukan hanya bagi anak sekolah, tetapi juga untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Sementara itu, anggota Komisi IX ir Nuroji memberikan apresiasi atas berdirinya SPPG Sukamaju 03 yang diinisiasi oleh kalangan muda.
“Ini anak muda yang punya ide dan inovasi dalam mensukseskan program Asacita Prabowo Subianto dengan Makanan Bergizi Gratis,”katanya.
Dia berharap, ke depan semakin banyak SPPG yang dibangun dengan melibatkan partisipasi generasi muda.
“Kita masih butuh banyak mitra di Depok untuk membangun dapur atau CPG. Kalau tidak salah, targetnya sekitar 200 dapur. Jadi masih banyak mitra di Depok untuk membangun dapur atau CPG. Kalau tidak salah, targetnya sekitar 200 dapur. Jadi masih banyak peluang bagi yang ingin berkontribusi, dan saya rasa prospeknya cukup bagus ke depan,” ungkapnya.
Disatu sisi, Nuroji menjelaskan, dalam pelaksanaan kegiatan ini akan ada kolaborasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) yang berperan dalam pengawasan aspek sanitasi dan higienitas.










