Peluncuran Koperasi Ratu Sinuhun: Ekonomi Perempuan Mandiri

banner 468x60

RADAR JAKARTA | Jakarta – Di tengah semangat memperkuat fondasi ekonomi perempuan dan memperluas gerakan pemberdayaan di berbagai wilayah Indonesia, Srikandi Tenaga Pembangunan (TP) Sriwijaya mencatat sejarah baru.

Pada Minggu yang lalu, 1 Juni 2025, bertempat di Hotel Azana Suite Antasari, Jakarta Selatan, Ketua Umum Srikandi TP Sriwijaya, Nyimas Aliah, SE, S.Sos, M.I.Kom, secara resmi meluncurkan Koperasi Serba Usaha Ratu Sinuhun Srikandi TP Sriwijaya.

Peluncuran ini tidak sekadar menjadi momen seremoni, tetapi menjadi tonggak penting dalam membangun ekosistem ekonomi berbasis solidaritas dan gotong royong perempuan, khususnya mereka yang tergabung dalam Srikandi TP Sriwijaya di berbagai pelosok tanah air.

Dengan mengusung visi “Perempuan Mandiri, Keluarga Tangguh, Bangsa Kuat”, koperasi ini diharapkan menjadi solusi nyata menghadapi tantangan ekonomi, utamanya bagi pelaku UMKM perempuan, ibu rumah tangga, dan para lansia yang masih produktif.

Ketua Koperasi, Dr. Sri Sundari, menegaskan bahwa koperasi ini bukan hanya sebagai lembaga simpan pinjam, tetapi juga menjadi ruang inklusif bagi anggota untuk menabung, berbelanja produk UMKM, mengakses modal berbunga ringan, dan berinvestasi dengan prinsip syariah dan keberlanjutan.

“Dengan koperasi ini, kami ingin memberikan akses ekonomi yang luas kepada perempuan akar rumput untuk mandiri finansial tanpa harus mengorbankan perannya di keluarga,” jelas Sri Sundari.

Koperasi ini juga dilengkapi berbagai program unggulan, seperti: Pembiayaan usaha ultra mikro berbunga ringan, Pelatihan kewirausahaan dan literasi keuangan, Digitalisasi pemasaran produk UMKM, Tabungan berbasis kelompok (arisan produktif).

Jenis usaha koperasi meliputi Simpan Pinjam, penyediaan Sembako, Alat Rumah Tangga, Kuliner, hingga Peralatan Kantor, yang seluruhnya didesain sesuai kebutuhan perempuan Indonesia masa kini.

Dalam pidatonya, Nyimas Aliah menyampaikan bahwa koperasi ini bukan sekadar respons atas kondisi ekonomi pasca pandemi, tetapi merupakan bagian dari visi besar Srikandi TP Sriwijaya dalam mencetak perempuan-perempuan Indonesia yang mandiri secara ekonomi, kreatif, dan solutif.

“Perempuan bukan sekadar objek pembangunan, tetapi subjek utama yang mampu menggerakkan ekonomi lokal bahkan nasional. Dengan koperasi ini, kita bukan hanya membentuk badan usaha, tetapi membangun sistem dukungan dan solidaritas ekonomi perempuan,” ujar Nyimas penuh semangat saat memperingati Hari Lanjut Usia Nasional ke-29.

Koperasi ini didirikan oleh 35 orang pendiri, terdiri dari 23 pengurus dan 7 pengawas, dengan masa bakti 3 tahun, sebagaimana telah disahkan oleh Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU), Kemenkumham RI.

Sekretaris Koperasi, Desmaniar, SH., MH, menambahkan bahwa koperasi ini juga dirancang untuk menjadi gerakan ekonomi rakyat yang mampu membangun tatanan perekonomian nasional.

Sebagai bagian dari implementasi jangka pendek, koperasi telah menyiapkan: Penyediaan beras untuk seluruh anggota; Pembentukan dua kelompok usaha perempuan di Jakarta Timur sebagai pilot project, dengan pembekalan keterampilan dan permodalan usaha, yang ke depan akan direplikasi ke daerah-daerah lain di Indonesia.

Tak hanya berhenti di Jakarta, Nyimas Aliah menyerukan seluruh Pengurus Daerah dan Pengurus Cabang Srikandi TP Sriwijaya di seluruh provinsi untuk segera mengadopsi dan mengimplementasikan model koperasi ini sesuai konteks dan potensi lokal masing-masing.

“Saya ingin setiap perempuan Srikandi, dari desa hingga kota, bisa merasakan manfaat nyata koperasi ini. Jangan biarkan satu pun anggota kita tertinggal secara ekonomi,” tegasnya.

Peluncuran koperasi ini menjadi langkah awal dari revolusi ekonomi perempuan Indonesia, yang tidak hanya menekankan aspek ekonomi, tetapi juga nilai kebersamaan, keberdayaan, dan kemandirian.

“Ini bukan akhir, tapi awal dari gerakan ekonomi perempuan berbasis nilai. Mari jadikan Koperasi Ratu Sinuhun Srikandi TP Sriwijaya sebagai simbol dan alat perjuangan ekonomi perempuan masa depan,” tutup Nyimas Aliah.

 

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.