JAKARTA, Radarjakarta.id — Harapan baru bagi warga penyintas kebakaran di Jalan Bangka III, RT 014/02, Kelurahan Pela Mampang, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, mulai terwujud. Program pembangunan kembali 16 rumah terdampak kebakaran resmi dimulai melalui skema bedah kawasan.
Kick off pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar, bersama Legislator Komisi A DPRD DKI Jakarta, Achmad Yani, Selasa (3/3).
Muhammad Anwar menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan kembali rumah warga yang sempat kehilangan tempat tinggal akibat musibah kebakaran. Menurutnya, kepastian pembangunan ini menjadi angin segar bagi para penyintas.
“Kami bersyukur karena warga kini mendapatkan kepastian rumah mereka akan dibangun kembali,” ujarnya.
Pembangunan 16 unit rumah tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Baznas (Bazis) Jakarta Selatan dan program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) PT Malahayati. Total anggaran yang dialokasikan mencapai sekitar Rp1 miliar dengan target penyelesaian dalam waktu tiga bulan.
Anwar menjelaskan, program bedah kawasan ini menjadi bukti bahwa dana yang dihimpun melalui zakat, infak, dan sedekah dapat kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan. Dana tersebut selama ini juga digunakan untuk berbagai program sosial lainnya, seperti bedah rumah dan penebusan ijazah.
Sementara itu, Achmad Yani mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah, Baznas (Bazis), dan sektor swasta dalam membantu masyarakat terdampak bencana. Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci percepatan pemulihan pascakebakaran.
“Semoga warga bisa segera kembali menempati rumahnya dengan rasa aman dan nyaman, serta kembali menjalani aktivitas seperti biasa,” katanya.
Perwakilan penyintas kebakaran, Afri, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Ia berharap rumah yang dibangun kembali memiliki kualitas yang lebih baik, sehat, serta dilengkapi sirkulasi udara yang memadai.
“Semoga semua pihak yang telah membantu mendapatkan keberkahan. Kami berharap dapat kembali ke rumah dengan kondisi yang lebih baik dan kehidupan yang semakin sejahtera,” tuturnya.
Dengan dimulainya pembangunan ini, warga Pela Mampang kini menatap masa depan dengan optimisme baru, sembari menunggu rumah impian mereka kembali berdiri kokoh.











