ATAMBUA, Radarjakarta.id – Jemaat Polycarpus Atambua menggelar pawai obor dalam rangka perayaan Paskah 2026 pada Minggu (5/4/2026).
Kegiatan yang yang mengusung tema “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita” ini berlangsung sejak pukul 03.30 hingga 05.30 WITA dan diikuti sekitar 1.000 peserta dari Rayon 1 hingga Rayon 20.
Pawai obor diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh Pdt Frets Daniel Blegur, S.Th., dilanjutkan dengan penyalaan obor Paskah oleh Pdt Zemri A. Solle.
Kegiatan kemudian dilepas secara resmi oleh Ketua Majelis Jemaat (KMJ) Polycarpus Atambua, Pdt Merry Khatsia T. Lie-Nitbani, S.Th.
Rute pawai dimulai dari Gereja Polycarpus Atambua, melewati Pelita, Hero Bangunan, Tugu Gerbades, Perempatan Masjid Pasar Lama, Apotek Sumber Sehat, Romei Teater, Kantor Kelurahan Atambua, Kantor Pos, dan kembali berakhir di gereja.
Dalam sambutannya, KMJ Polycarpus Atambua menegaskan makna Paskah sebagai momentum pembaruan hidup umat.
“Perayaan Paskah tahun 2026 dibingkai dengan tema ‘Kristus bangkit membarui kemanusiaan kita’. Kristus yang bangkit memberikan tujuan hidup baru, yakni hidup bagi-Nya dan memiliki pandangan sebagai ciptaan baru dalam kebenaran Allah,” ujar Pdt Merry Khatsia T. Lie-Nitbani.
Ia juga mengajak jemaat untuk menjadi pembawa damai di tengah situasi dunia yang penuh tantangan.
“Kita dipanggil menjadi utusan yang membawa damai di tengah dunia yang terluka, serta hidup dikuasai oleh kasih Kristus, bukan oleh ketakutan,” tambahnya.
Pawai berlangsung dengan tertib dan khidmat. Pengamanan kegiatan melibatkan aparat Kepolisian Resor Belu, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta dukungan tenaga medis dari Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Atambua Selatan dan Puskesmas Umanen.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Paskah jemaat sekaligus wujud kebersamaan dan penguatan iman umat di wilayah Atambua.











