Pasar Kutabumi Digeruduk Ratusan Massa Dari Ormas, Lapak-lapak Pedagang Dihancurkan, 10 Pedagang Luka-Luka

banner 468x60

Radarjakarta.id | KAB. TANGERANG – Penolakan Wacana revitalisasi pasar Kutabumi kecamatan pasarkemis yang tengah berjalan berujung kisruh.

Beredar video perseteruan kelompok orang yang tidak di kenal menghancurkan lapak pedagang pasar Kutabumi pasarkemis.

Kelompok ormas di pasarkemis, minggu siang (24/9)

Di lokasi, tampak ratusan massa dari beberapa kelompok ormas dan orang tak dikenal diduga sengaja di turunkan untuk membuat Kericuhan sebagai orang-orang suruhan yang memiliki kepentingan dalam proses revitalisasi pasar Kutabumi yang tengah berjalan, pada Minggu (24/9/2023)

Informasi yang didapat Radarjakarta.id, 10 orang luka-luka dari pihak pedagang, karena mempertahankan dagangannya di rusak oleh massa, umumnya mengalami penganiayaan dan pemukulan mengunakan benda tumpul. Selain kelompok ormas, ada kelompok preman juga, mereka ini tak segan-segan mengintimidasi, melukai pedagang dengan kayu, bambu dan martil yang mereka bawakan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250
foto: kelompok preman yang beringas membawa senjata dan kayu mengintimidasi warga
Kelompok Massa berpakaian preman geruduk pedagang pasar kutabumi (24/9).

Sementara ketika dihubungi Direktur Operasional Perumda Pasar Niaga Kerta Raharja (NKR) Kabupaten Tangerang, H. Ashari Asmat melalui telpon WhatsApp oleh awak media menuturkan bahwa dirinya pun baru mendapat kabarp bahwa ada insiden bentrok antara sekelompok orang dengan pedagang pasar Kutabumi, jelasnya.

Kapolsek Pasarkemis AKP Irvan Abdul Gofar di lokasi menuturkan bahwa pihaknya masih mendata para korban dan berkoordinasi dengan kecamatan dan pihak terkait.

Kapolsek Pasarkemis AKP Irvan Abdul Gofar di lokasi

“Saat ini kami masih melaksanakan pemilihan kepala desa, begitu mendapat informasi kejadian ini, kami langsung meluncur dan melakukan pendataan,” Kata Kapolsek kepada Radarjakarta.id dilokasi kerusuhan pasar Kutabumi, Minggu sore (24/9/2023).

“Kami masih berkoordinasi dengan orang-orang yang bertanggungjawab dipasar ini, kami mengumpulkan data-data korban dan orang yang melakukan tindakan ini, saat ini kami masih dalam penyelidikan terkait kerusakan dan korban jiwa, kami masih berkoordinasi dengan pimpinan,” Tambahnya.

Lapak yg dihancurkan kelompok massa

Kapolsek sendiri menyangkal bahwa 3 hari sebelumnya beredar akan ada pengerahan massa, Pedagang pun meminta perlindungan polisi, namun tidak diindahkan oleh pihak polsek.

Pihak Pedagang Beranggapan Polisi tidak menaati peraturan, perkap No,12 tahun 2009 Pasal 8 ayat (1) dimana berbunyi, setiap laporan atau pengaduan yang di sampaikan oleh seorang secara lisan atau tertulis, karena hak atau kewajibannya berdasarkan undang-undang, wajib di terima oleh anggota polri yang bertugas di SPK.

Pedagang yang menjadi korban

“Permohon perijinan tersebut tidak ada secara tertulis, dat-data yang sudah beredar di masyarakat sedang dalam penyelidikan, mohon beri waktu kami untuk menyelusuri tentang laporan tersebut,” Sangkal Kapolsek Pasarkemis AKP Irvan Abdul Gofar.

“Kami akan berkoordinasi dengan muspika, bahwa kejadiannya sudah seperti ini,” Pungkasnya.

Kuasa Hukum Pedagang di lokasi

Kuasa hukum Pedagang pasar Siregar SH mengutuk keras tindakan yang dilakukan oleh ratusan orang yang berseragam beberapa ormas tersebut.

“Boleh dibilang ini tindakan yang terkutuk, ini sudah tak bisa ditolelir lagi,” Ungkap Siregar yang menjadi kuasa hukum pedagang, Minggu (24/9/2023).

“Katanya badan usaha milik daerah, tapi kok mainnya seperti ini, sementara gugatan sudah masuk pengadilan, kenapa sich tidak ditunggu, apa sich yang ditakutkan, nantikan di pengadilan ada mediasi. apa yang disepakati, bukan seperti ini permainannya ada intimidasi, pedagang dihajar, kios-kios dirusak,” Pungkas Siregar.Sampai saat ini para pedagang masih bertahan, untuk mempertahankan di pasar, mencegah peristiwanya bakal terulang kembali.

Sampai saat ini para pedagang masih bertahan, untuk mempertahankan di pasar, mencegah peristiwanya bakal terulang kembali. | Faisal 6444.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.