Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Sangrawayang, Muhtar mengatakan pihaknya tidak mengizinkan aktivitas bersih-bersih sampah di wilayahnya.
Karena menurutnya pihak pemerintah seolah tidak dilibatkan dalam inisiasi bersih-bersih tersebut.
Muhtar juga tidak menerima jika wilayahnya diviralkan oleh Pandawara Group ke media sosial seolah, membuat wajah Desa Sangrawayang tercemar.
Pandawara adalah kelompok penggerak dan pemengaruh yang berfokus pada permasalahan sampah dan kebersihan lingkungan.
Kelompok ini terdiri dari lima orang pemuda asal Bandung, yaitu Agung Permana, Gilang Rahma, Muhammad Ikhsan, Rafla Pasya, dan Rifki Sa’dulah.
Pandawara mulai mendapatkan banyak perhatian masyarakat setelah mereka membagikan konten video pembersihan sampah dari sungai melalui media sosial TikTok.
Sejauh ini Pandawara telah melakukan aksi bersih sampah di dua pantai, yakni Pantai Labuan, Kabupaten Pandeglang, yang dijuluki sebagai pantai terkotor di Indonesia, serta Pantai Sukaraja, Bandar Lampung, yang dijuluki sebagai ‘pantai terkotor kedua di Indonesia. | Eka*











