Dalam kesempatan itu, Bamsoet menuturkan industri modifikasi kendaraan di Indonesia terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Dahulu, kata dia, modifikasi kendaraan sering dianggap sekadar hobi kaum muda atau ajang pamer estetika semata.
Namun, lanjut Bamsoet, saat ini industri modifikasi kendaraan telah berkembang menjadi sektor ekonomi yang potensial menyerap tenaga kerja, menggerakkan UMKM, dan bahkan membentuk ekosistem ekonomi kreatif yang khas.
“Modifikasi kendaraan lebih dari sekadar mengubah tampilan atau performa mobil, tetapi juga representasi dari kreativitas anak bangsa yang bisa mendongkrak ekonomi. Sejumlah karya modifikator Indonesia membuktikan bahwa industri ini dapat menjadi tulang punggung baru ekonomi kreatif nasional,” ujarnya, Minggu (15/5/2025).
Sementara itu, Owner Panca Garage, Irwan Cipto mengatakan Panca Fest 2025 digelar untuk memperkenalkan kreativitas generasi muda di bidang seni otomotif. Ia pun berharap pameran modifikasi ini bukan sekadar ajang kompetisi, tapi juga perayaan kreativitas dan solidaritas.
“Kami ingin menciptakan wadah dimana setiap peserta bisa mengekspresikan ide dan karakter mereka, sekaligus berbagi kepada mereka yang membutuhkan,” ungkap Irwan Cipto.
Akmal Rahman dari Mamo Styles selaku Ketua Pelaksana menambahkan, dalam gelaran kontes modifikasi ini jumlah motor peserta dibatasi hanya 60 motor, mengingat kapasitas gedung supaya maksimal dalam men-display motor peserta.
“Melihat antusias peserta yang tinggi panitia akhirnya menerima sampe 75 pendaftar kontes dan 15 peserta di kelas Big Bike dan 10 peserta untuk di kelas Harley Davidson,” terang Akmal Rahman.











