PAN Wujudkan Swasembada Pangan dan Ciptakan Petani Milenial

PAN Wujudkan Swasembada Pangan dan Ciptakan Petani Milenial
PAN Wujudkan Swasembada Pangan dan Ciptakan Petani Milenial
banner 468x60

Radarjakarta.id | JAKARTA  – Partai Amanat Nasional (PAN) menggelar diskusi publik bertajuk Sudut PANdang yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya peran petani milenial dalam mewujudkan swasembada pangan di Indonesia.

Diskusi yang diadakan di Ballroom Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN ini menghadirkan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), serta sejumlah tokoh penting, termasuk Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata Zita Anjani dan Ketua Fraksi PAN DPR RI Putri Zulkifli Hasan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Dalam kesempatan tersebut, Menko Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan bagaimana dulu profesi petani dianggap rendah dan tidak menguntungkan. Hal ini berimbas pada berkurangnya jumlah petani dan tingginya impor produk pertanian.

Zulkifli juga menceritakan tentang cita-cita Presiden Prabowo dan jajaran Menteri Kabinet Merah Putih yang bertekad untuk mengubah nasib petani dengan meningkatkan kesejahteraan dan memberi mereka kehormatan.

“Dulu, pertanian itu tidak menguntungkan, sedikit petani, dan akhirnya banyak impor. Petani jadi buruh tani. Sekarang, Presiden Prabowo ingin memberikan kehormatan kepada petani, mengubah nasib mereka, dan membuat profesi ini lebih bermartabat,” ujar Menko Pangan dalam diskusi tersebut.

Zulkifli Hasan juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam sektor pertanian. Ia mengajak para pemuda untuk memiliki sikap rajin, tekun, dan memiliki daya juang yang tinggi dalam berusaha.

Salah satu harapan utamanya adalah untuk menciptakan petani milenial yang lebih produktif, sehingga bisa mengelola pertanian Indonesia dengan lebih baik.

“Generasi muda harus terlibat langsung dalam sektor pertanian, tidak hanya sebagai pekerja, tetapi juga sebagai inovator yang dapat memajukan sektor ini,” lanjut Zulkifli.

Salah satu upaya yang tengah dilakukan pemerintah untuk mendukung regenerasi petani adalah dengan memberikan pelatihan kepada petani milenial, mulai dari pengelolaan pupuk hingga teknik bertani modern. Ini diharapkan bisa meningkatkan produktivitas pertanian dan mengurangi ketergantungan Indonesia pada impor bahan pangan.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah anggota DPR RI dari Fraksi PAN, di antaranya Pasha Ungu, Arizal Tom Liwafa, Verrel Bramasta, Abdul Hakim Bafagih, Muhammad Syauqie, dan Syaiful Nuri.

Selain itu, terdapat juga dua petani muda yang berbicara dalam diskusi publik tersebut, yaitu Rifki Habibi, Pemuda Tani Indonesia dari Jawa Barat, dan Iyan Supriyadi, seorang praktisi lingkungan hidup dari Kabupaten Bogor yang juga terlibat dalam Kelompok Tani Hutan.

Diskusi publik ini juga mengundang berbagai elemen masyarakat, termasuk akademisi, praktisi, dan masyarakat umum. Dengan adanya acara ini, PAN berharap dapat mendorong semangat para generasi muda untuk berkontribusi dalam menciptakan Indonesia yang lebih berdaulat dalam hal pangan.

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.