Danrem juga mengapresiasi atas sambutan masyarakat Banyumas dan sekitarnya atas atensinya turut memeriahkan pagelaran wayang kulit ini.
“Saya apresiasi dan bangga atas semangat dan minat warga masyarakat menyaksikan pagelaran wayang kulit ini. Mari kita bersama-sama menjaga dan melestarikan warisan budaya nenek moyang kita, budaya yang tidak dimiliki bangsa lain, ” pungkasnya.
Pagelaran wayang kulit dengan lakon Bimo Krido itu, sebelum dimulai, didahului dengan seremoni penyerahan tokoh wayang Bimo dari Danrem 071/Wijatakusuma Kolonel Czi Mohammad Andhy Kusuma, S.Sos., M.M., M.Han., kepada Ki Dalang Gandhik Wayah Sugino.
Di lokasi pagelaran wayang tersebut, Korem 071/Wijayakusuma juga memberikan kesempatan kepada masyarakat pedagang pelaku UMKM melalui Warkopin, untuk membuka lapak atau kios untuk berjualan.
Salah seorang warga masyarakat dari Kedondong Andhy Setyo menyampaikan apresiasi atas digelarnya pagelaran wayang itu. Ia mengatakan, pertunjukan wayang merupkan hal yang perlu dilestarikan untuk menjaga kesenian budaya bangsa.
“ Kami sebagai warga masyarakat sangat senang dengan adanya pertunjukan wayang yang digear oleh Korem 071/Wijayakusuma, karena selain sebagai tontonan yang menghibur warga masyarakat, juga merupakan pagelaran untuk melestarikan budaya bangsa, selain itu juga dapat membantu meningkatkan perekonomian warga yang ada disekitarnya, terutama para pedagang kecil.” ungkapnya. | Eva*
Pagelaran Budaya Bangsa, Korem Wiyakusuma Hadirkan Wayang Kulit ‘Bimo Krido’










