Operasi Ketupat Jaya 2026 Berakhir, Polsek Bojongsari Catat Penurunan Laka Lantas dan Kriminalitas

Operasi Ketupat Jaya 2026 Berakhir, Polsek Bojongsari Catat Penurunan Laka Lantas dan Kriminalitas
Operasi Ketupat Jaya 2026 Berakhir, Polsek Bojongsari Catat Penurunan Laka Lantas dan Kriminalitas
banner 468x60

DEPOK, Radarjakarta.id – Pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2026 di wilayah hukum Polsek Bojongsari resmi berakhir dengan capaian positif. Selama 13 hari pelaksanaan sejak 13 hingga 25 Maret 2026, angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) dan kriminalitas dilaporkan mengalami penurunan signifikan.

Kapolsek Bojongsari, Kompol Fauzan Thohari, mengungkapkan bahwa secara umum situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri berjalan kondusif. Bahkan, kasus tawuran di sejumlah titik rawan tercatat nihil.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Secara umum kejadian laka lantas dan kriminalitas di wilayah hukum Polsek Bojongsari trennya menurun. Untuk tawuran, selama bulan puasa Ramadan tidak ada alias zero di titik-titik rawan,” ujar Fauzan saat kegiatan Jumat Curhat di Masjid Jami Nurul Hidayah, Kelurahan Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, Jumat (27/3/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wadanramil 05/Sawangan Kapten Inf Sumarno serta Lurah Duren Seribu Ahmad Sabeni.

Fauzan menegaskan, keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi kuat antara unsur tiga pilar—Polri, TNI, dan pemerintah daerah—bersama masyarakat. Keterlibatan aktif perangkat lingkungan seperti RT/RW, tokoh masyarakat, dan tokoh agama dinilai berperan penting dalam menjaga stabilitas kamtibmas.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” jelasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya terhadap rumah-rumah yang ditinggal mudik. Menurutnya, kepedulian antarwarga sangat diperlukan guna mencegah tindak kejahatan.

“Anggota kami rutin melakukan patroli dan sambang ke rumah warga yang ditinggal mudik. Kami juga mengajak masyarakat untuk saling menjaga lingkungan, terutama di jam-jam rawan,” tambahnya.

Sementara itu, Lurah Duren Seribu, Ahmad Sabeni, mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin antara pihak kelurahan, Polsek, dan Koramil. Ia menyebut kondisi wilayah Bojongsari selama Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah relatif aman, termasuk di kawasan yang sebelumnya dikenal rawan tawuran.

“Alhamdulillah, wilayah seperti Arco Pengasinan yang dulu dikenal rawan tawuran kini kondusif, bahkan zero kejadian selama Ramadan,” ungkapnya.

Menurut Sabeni, patroli rutin yang dilakukan hingga menjelang sahur dengan menyasar titik rawan menjadi salah satu faktor utama terciptanya situasi aman.

Senada, Wadanramil Sawangan Kapten Inf Sumarno menegaskan komitmen TNI dalam mendukung pengamanan wilayah. Ia memastikan personel Koramil selalu bersinergi dengan Polsek dan pemerintah setempat dalam kegiatan patroli.

“Anggota Koramil selalu turut serta dalam patroli guna menciptakan kamtibmas yang aman dan kondusif,” pungkasnya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.