Dan akan menarik satu unit mobil Toyota Avanza warna hitam BK 1185 PF milik korban.
Menurut pihak leasing bahwa BPKB mobil tersebut ada digadaikan ke leasing lain.
Padahal korban merasa tidak pernah menggadaikan BPKB tersebut, karena selama ini BPKB mobil ditangan temannya bernama Karsono.
“Karsono ini juga dilaporkan korban perkara penggelapan BPKB mobil yang dibuat secara terpisah,” ujar Yudianto.
Karena korban takut mobil tersebut ditarik oleh pihak leasing, maka korban menghubungi rekan kerjanya yaitu pelaku PSN, untuk datang ke rumah korban dan menitipkan mobil miliknya kepada PSN agar tidak ditarik oleh pihak leasing.
Kemudian PSN pun datang ke rumah korban bersama pelaku KAL alias Anwar dan F.
Setelah korban menceritakan tentang mobil tersebut, maka korban menitipkan mobil kepada PSN.
Oknum Bhayangkari yang juga Kepsek SD di Langkat, Terlibat Pengelapan Mobil, Begini Kronologinya..










