Napiter Lapas Cipinang Ikrar Setia NKRI, Deradikalisasi Sukses

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang mencetak sejarah penting dalam program deradikalisasi. Seluruh narapidana tindak pidana terorisme (napiter) yang tengah menjalani masa pidana di lapas ini resmi meneguhkan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Keberhasilan ini menjadikan Lapas Cipinang sebagai role model pembinaan napiter di Indonesia. Bahkan, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sebelumnya telah memberikan apresiasi atas konsistensi dan efektivitas program deradikalisasi yang dijalankan di lapas tersebut.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Ikrar Nyata, Bukan Seremoni

Kepala Lapas Cipinang, Wachid Wibowo, menegaskan bahwa ikrar kesetiaan yang diucapkan para napiter merupakan hasil nyata dari proses pembinaan panjang, bukan sekadar formalitas.

“Ikrar ini adalah bukti kesungguhan mereka meninggalkan ideologi lama dan kembali ke pangkuan NKRI. Keberhasilan ini lahir dari kerja kolektif seluruh pihak petugas, tokoh agama, psikolog, hingga mitra strategis yang sabar mendampingi mereka. Apresiasi BNPT beberapa waktu lalu adalah pengakuan atas konsistensi kami dalam menjalankan program deradikalisasi berbasis penguatan kebangsaan,” ujar Wachid.

Pembinaan Terukur dan Berkesinambungan

Kepala Bidang Pembinaan, Iwan Setiawan, menambahkan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari rangkaian program yang terukur, sistematis, dan berkesinambungan.

“Para napiter tidak hanya diajak berdialog, tetapi juga diperkuat wawasan kebangsaan melalui literasi, pemutaran film kebangsaan, hingga pembacaan buku. Mereka juga kami libatkan dalam pengembangan intelektual seperti kelas bahasa asing, seminar motivasi diri, serta pelatihan keterampilan praktis, mulai dari tata boga, pertukangan, hingga seni. Tujuannya agar mereka memiliki bekal ideologi dan keterampilan baru saat kembali ke masyarakat,” jelas Iwan.

Testimoni Mantan Napiter

Salah satu napiter, ARH, menyampaikan rasa syukurnya setelah melalui proses panjang pembinaan.

“Saya bersyukur diberi kesempatan untuk berubah. Dulu saya salah memahami ajaran, tapi sekarang saya berjanji setia kepada NKRI. Saya ingin menebus kesalahan dengan karya positif dan semoga kelak bisa bermanfaat bagi keluarga serta masyarakat,” ucapnya dengan haru.

Bukti Nyata Pemasyarakatan

Capaian Lapas Cipinang ini membuktikan bahwa lembaga pemasyarakatan tidak hanya berfungsi sebagai ruang pengamanan, tetapi juga sebagai wadah transformasi ideologi dan pemulihan sosial.

Dengan mengusung semangat PRIMA (Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel), Lapas Cipinang menegaskan komitmennya menghadirkan pembinaan yang inklusif, humanis, dan berorientasi pada perdamaian. ***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.