MotoGP 2023, Bos Ducati: Bagnaia Bisa Atasi Tekanan

banner 468x60

Radarjakarta.id | JAKARTA – Pabrikan Bologna, Ducati berhasil meraih gelar ketiga mereka di kelas MotoGP pada tahun 2023 ini.

Itu menjadi gelar kedua lewat pembalap Italia, Francesco Bagnaia, yang pertama kali menjadi juara dunia pada 2022 lalu.

Ducati mengakui tahun 2023 ini sangat sulit, karena mereka berharapan sesama Ducati dalam perebutan gelar.

Bagnaia melawan pembalap satelit Prima Pramac Racing Ducati, Jorge Martin.

Ducati harus memberikan dukungan yang sama rata dan mengakui jika Martin sering lebih kendang dari Bagnaia.

Namun Bagnaia sebagai juara bertahan telah memiliki pengalaman dalam mengelola tekanan dalam perburuan gelar.

“Menurut saya, ini adalah akhir tahun yang sulit baginya, dimulai dari Barcelona,” ujar Dall’Igna kepada Crash.net, berbicara tentang musim yang dijalani Bagnaia yang penuh tantangan.

“Martin pastinya lebih cepat darinya di banyak sirkuit.

Namun bagi saya, Pecco mengatasi tekanan dengan baik sepanjang musim dan ini adalah sesuatu yang sangat penting,” sambung Dall’Igna.

Bagnaia dan Martin termasuk di antara enam pembalap Ducati berbeda yang memenangkan balapan grand prix musim ini, saat pabrikan Italia itu merebut gelar pebalap dan konstruktor dan Pramac merebut gelar juara tim.

“Itu adalah musim yang luar biasa bagi kami. Beberapa angka sejujurnya sulit dipercaya dan kami sangat bangga dengan pekerjaan yang kami lakukan,” kata Dall’Igna.

“Saya ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada para pembalap, pertama-tama, karena mereka luar biasa dan juga seluruh karyawan Ducati Corse karena mereka juga melakukan pekerjaan luar biasa sepanjang musim ini.

Yang pasti kami cukup banyak meningkatkan performa motor kami, terutama di beberapa area di mana kompetitor kami tampil bagus.

Misalnya, KTM di awal musim lebih baik dibandingkan motor kami di awal musim. Terima kasih banyak kepada karyawan Ducati Corse.

Ini adalah tahun yang sulit karena kami memiliki dua pembalap yang berjuang bersama untuk meraih gelar juara.

Kami harus memberi mereka berdua kemungkinan terbaik untuk mencoba memenangkan kejuaraan dan menjaga jarak yang sama antara keduanya.

Yang pasti, bagi kami, lebih baik jika Pecco menang pada akhirnya, karena sponsor kami sangat penting bagi Ducati Corse.

Tapi kami harus sportif, memberikan kemungkinan terbaik kepada keduanya dan itulah yang kami lakukan,” demikian pria Italia menerangkan.

Pada akhirnya Bagnaia berhasil mengalahkan Martin di final Valencia. | Eka*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.