CILACAP, Radarjakarta.id — Hilangnya advokat ternama Purwokerto, Aris Munadi, berakhir tragis. Setelah 20 hari tanpa kabar, Aris ditemukan tewas terkubur sedalam satu meter di tengah hutan jati Desa Kubangkangkung, Kawunganten, Cilacap. Temuan ini menjadi salah satu kasus orang hilang paling menggemparkan di wilayah Banyumas–Cilacap.
Penemuan dilakukan dini hari setelah tim gabungan Sat Reskrim Polresta Banyumas dan Polresta Cilacap memetakan jejak terakhir korban melalui analisa mendalam.
Kasat Reskrim Polresta Cilacap, Kompol Guntar Arif Setyoko, menyebut jenazah diperkirakan telah terkubur lebih dari dua minggu. “Lokasi penguburan baru terungkap setelah analisa tim. Korban hilang sejak 22 November,” ujarnya.
Polisi telah mengamankan empat orang yang memiliki keterkaitan dengan korban. Status mereka masih sebagai saksi.
“Dari keterangan dan analisa itu kami menemukan lokasi penguburan,” terang Guntar.
Meski motif belum terungkap, pola penguburan tersembunyi mengarah pada dugaan kuat pembunuhan. Hasil autopsi akan memastikan penyebab kematian Aris.
Aris terakhir terlihat 21 November pukul 08.30 WIB saat pergi menggunakan Toyota Calya hitam R 1927 RF untuk menangani perkara di Jeruklegi. Kontak dengan keluarga terputus tak lama kemudian.
Istrinya, Nenden, melaporkan kehilangan suami kepada Peradi setelah Aris tak kunjung kembali.
Ketua DPC Peradi Purwokerto, Happy Sunaryanto, menyebut laporan resmi dibuat 25 November. Tim Pencari Fakta kemudian dibentuk untuk menelusuri keberadaan Aris.
Terobosan terjadi pada 28 November ketika mobil korban ditemukan terkunci di Desa Mekarsari, Kutowinangun, Kebumen. Temuan ini memicu koordinasi intens antara Peradi dan kepolisian.
Pada 10 Desember malam, polisi mengamankan beberapa orang yang dicurigai. Dari pemeriksaan, mereka mengarahkan tim gabungan menuju lokasi penguburan.
Sekitar pukul 01.00 WIB, jenazah Aris ditemukan terkubur di bawah tumpukan tanah dan rimbun jati.
Jenazah kini menjalani autopsi di RS Margono Sukarjo, Purwokerto. Peradi memastikan akan mengawal kasus hingga tuntas.
“Kami apresiasi langkah cepat polisi. Kami kawal sampai pelaku dihukum setimpal,” tegas Happy.
Penyelidikan masih berlanjut. Polisi mendalami motif, peran masing-masing orang yang diamankan, serta kemungkinan adanya aktor lain di balik kematian Aris Munadi.
Misteri hilangnya Aris mungkin terjawab, namun teka-teki penyebab kematiannya justru semakin mengerikan.***











