Meriahkan Bojongsari! Deni Kartika Dukung Penuh Festival Rakyat yang Angkat UMKM dan Budaya Lokal

banner 468x60

RADAR JAKARTA|Depok – Semangat kebersamaan dan geliat ekonomi lokal mewarnai Kecamatan Bojongsari lewat gelaran “Keriaan Bojongsari” yang sukses digelar selama dua hari. Acara ini mendapat sorotan dan apresiasi tinggi dari Anggota DPRD Kota Depok Komisi B, Deni Kartika.

“Saya sangat mengapresiasi Camat Bojongsari dan seluruh panitia atas penyelenggaraan Keriaan Bojongsari. Ini bukan sekadar hiburan, tapi bukti nyata bahwa semangat kemandirian dan kolaborasi warga semakin kuat,” ujar Deni dengan antusias.

Keriaan Bojongsari hadir sebagai lanjutan dari puncak perayaan HUT Kota Depok yang sebelumnya digelar di GDC. Kini, giliran kecamatan-kecamatan menunjukkan taji dengan membuat acara mandiri yang menggandeng UMKM, komunitas seni, dan seluruh lapisan masyarakat.

Acara ini dimeriahkan dengan ragam pertunjukan seni budaya, musik lokal, dan deretan stan UMKM dari seluruh kelurahan di Bojongsari. Yang menarik, para pelaku usaha diberi kesempatan promosi tanpa dikenakan biaya sewa tenda sebuah langkah nyata pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

“Seluruh kelurahan terwakili. Ini bukan sekadar pameran dagang, tapi panggung ekspresi warga. Saya mendorong agar kegiatan seperti ini menjadi agenda rutin, bahkan bisa digelar di tiap kelurahan. Ini potensi besar untuk membangkitkan UMKM sekaligus melestarikan budaya lokal,” tambah Deni.

Ia juga mengajak pelaku usaha kecil untuk bergabung ke dalam Komunitas DKUM (Dinas Koperasi dan Usaha Mikro), agar mendapatkan akses pembinaan dan dukungan berkelanjutan dari pemerintah.

Sebagai wakil rakyat di Komisi B DPRD Depok yang membidangi perekonomian dan UMKM, Deni Kartika menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan mendukung program-program DKUM demi kemajuan pelaku usaha kecil di Depok.

Sementara itu, Ketua Panitia Keriaan Bojongsari, Dana Mardi Juana, yang juga menjabat sebagai Ketua Karang Taruna Kecamatan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pelestarian tradisi pasca-Lebaran yang sarat nilai gotong royong dan budaya Betawi serta Nusantara.

“Biasanya habis Lebaran banyak warga menggelar hajatan. Maka kami wadahi semangat itu dalam satu hajatan besar bersama. Ini bukan hanya hiburan, tapi juga penguatan identitas lokal,” jelas Dana.

Dengan suksesnya acara ini, Bojongsari tak hanya jadi panggung seni dan budaya, tapi juga pusat kebangkitan ekonomi rakyat. Warga berharap, gaung Keriaan Bojongsari bisa terus bergema setiap tahun, menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Kota Depok.|Aji*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.