Radarjakarta.id | YOGYAKARTA – Menteri Transmigrasi, Iftitah, menegaskan pentingnya peran Balai Pelatihan dalam mendukung terciptanya Sumber Daya Manusia (SDM) unggul sebagai bagian dari program prioritas Kementerian Transmigrasi.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja beliau ke Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat (BBPPM) Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yogyakarta, pada Senin (14/1/25).
“Transmigrasi membangun ekosistem ekonomi baru yang terintegrasi dengan mengirimkan SDM unggul. Peran Balai adalah menyiapkan SDM unggul yang ada,” ujar Menteri Iftitah saat memberikan arahan kepada para pegawai BBPPM Yogyakarta.
Sebagai bagian dari kunjungan, Menteri Iftitah juga meninjau berbagai fasilitas unggulan yang dimiliki oleh BBPPM, seperti pengolah air hujan, fasilitas mess, dan demplot yang digunakan sebagai sarana pendukung pelatihan para peserta.
Beliau menekankan bahwa fasilitas-fasilitas tersebut sangat penting dalam memberikan pengalaman terbaik kepada peserta pelatihan.
“Fasilitas seperti ini sangat penting untuk memastikan bahwa peserta pelatihan mendapatkan pengalaman yang langsung dapat diterapkan dalam kehidupan di kawasan transmigrasi. Saya berharap Balai ini dapat terus meningkatkan perannya dalam mencetak SDM yang tidak hanya kompeten, tetapi juga mampu menghadapi tantangan di kawasan transmigrasi,” tambahnya.
Dalam kunjungan tersebut, Menteri Iftitah juga menyempatkan diri untuk berdialog dengan para pegawai BBPPM, memberikan arahan strategis, dan mendengarkan masukan terkait pengembangan program pelatihan di masa mendatang. Beliau menekankan pentingnya inovasi dalam metode pelatihan dan pembinaan agar SDM yang dilatih dapat beradaptasi dengan kebutuhan pasar dan perkembangan teknologi.
Kementerian Transmigrasi berkomitmen untuk menjadikan penguatan SDM sebagai prioritas utama dalam program transmigrasi. Dengan meningkatnya kualitas SDM, diharapkan para transmigran tidak hanya menjadi warga negara yang mandiri, tetapi juga mampu berkontribusi terhadap pengembangan ekonomi di kawasan transmigrasi, sehingga dapat menciptakan kehidupan yang lebih sejahtera bagi mereka.
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Transmigrasi untuk terus mendukung pengembangan dan peningkatan kualitas pelatihan bagi transmigran di seluruh Indonesia, guna mewujudkan tujuan besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, daerah tertinggal, dan transmigrasi.











