Menimipas Tinjau Jawara Beton Lapas Tangerang, Inovasi Hijau Warga Binaan

banner 468x60

TANGERANG, Radarjakarta.id – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas) Agus Andrianto menegaskan komitmennya dalam memberdayakan warga binaan sekaligus mendorong industri ramah lingkungan. Hal itu ia sampaikan saat meninjau langsung unit produksi paving block dan batako “Jawara Beton” di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Kamis (21/8).

Produk yang digarap warga binaan ini memanfaatkan limbah Fly Ash and Bottom Ash (FABA) dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lontar. Kolaborasi tersebut dinilai Agus sebagai inovasi strategis yang bukan hanya mengurangi dampak limbah industri, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru.

“Inovasi ini bukan sekadar produk, melainkan bukti nyata bahwa warga binaan mampu menghasilkan karya bernilai ekonomi tinggi dengan potensi industri besar,” ujar Agus.

Dengan standar kekuatan K100, Jawara Beton dinilai memiliki kualitas mumpuni untuk dipasarkan lebih luas. Saat ini, kapasitas produksi mencapai 1.500 buah paving block dan batako per hari. Agus menilai, jika dikelola secara konsisten, program ini dapat berkontribusi pada Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sekaligus menjadi contoh pengelolaan limbah industri yang efektif.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi menambahkan, pihaknya akan menambah mesin produksi dan memperluas pelatihan bagi warga binaan. “Ke depan, kapasitas produksi akan meningkat, sekaligus memperluas kesempatan warga binaan untuk berkarya,” katanya.

Program Jawara Beton menjadi bukti komitmen Pemasyarakatan dalam menghadirkan lapas produktif, berdaya saing, dan ramah lingkungan, sesuai arahan Menimipas.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.