20 Tahun Tsunami Aceh: Dahsyatnya Tragedi Gelombang Tsunami

banner 468x60

Radarjakarta.id | JAKARTA – Mengenang, dua dekade bencana tsunami yang meluluhlantakkan Aceh, Pemerintah Provinsi Aceh menggelar peringatan di halaman Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, pada Kamis (26/12/2024).

Masjid Raya Baiturrahman dipilih sebagai lokasi utama peringatan 20 tahun tsunami Aceh karena masjid ini memiliki makna historis yang sangat mendalam bagi masyarakat Aceh.

Kegiatan diawali dengan ziarah ke makam para syuhada di Ulee Lheue, dilanjutkan dengan menyalakan sirine tsunami di seluruh wilayah Aceh sebagai tanda refleksi dan penghormatan terhadap para korban.

Safrizal, Pj Gubernur Aceh, bersama Forkopimda Aceh, memimpin langsung ziarah tersebut pada pukul 07.00 WIB.

Dilanjutkan pada pukul 07.59 WIB, sirene tsunami dinyalakan serentak di seluruh Aceh, menandai waktu persis ketika bencana terjadi dua dekade lalu.

Suara sirene yang menggema selama tiga menit menghentikan aktivitas di jalan-jalan utama Banda Aceh dan beberapa kota lain, mengundang masyarakat untuk merenungkan tragedi yang pernah mengguncang tanah mereka.

Sebanyak enam sirene dari sistem peringatan tsunami, termasuk yang berada di kantor gubernur dan beberapa titik strategis di Banda Aceh dan Aceh Besar, ikut dibunyikan.
Kendaraan polisi lalu lintas juga dikerahkan untuk menyuarakan peringatan di lokasi tertentu, seperti gerbang tol Sigli-Banda Aceh.

Pemerintah Aceh berharap, momen ini dapat menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam dan membangun daerah yang tangguh bencana. Peringatan 20 tahun tsunami Aceh tidak hanya menjadi momen berduka, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dan membangun kembali Aceh yang lebih baik. | Cut Syarifah*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.