Membangun Sinergi Penyiaran Berkualitas Menuju Indonesia Emas

Membangun Sinergi Penyiaran Berkualitas Menuju Indonesia Emas
KPI Gelar Harsiarnas ke-92: Sinergi untuk Penyiaran Berkualitas
banner 468x60

RADAR JAKARTA | Jakarta – Di tengah derasnya arus digitalisasi dan disrupsi media, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menggelar Pucak Peringatan Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas) ke-92 dengan tema “Siaran Berkualitas Menuju Indonesia Emas”.

Acara yang berlangsung pada Minggu, 1 Juni 2025, di Riverview by JXB, Jakarta Pusat, ini bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkuat integrasi nasional dan menjaga kualitas penyiaran di Indonesia.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Ketua KPI Pusat, Ubaidillah, menjelaskan bahwa pemilihan tanggal 1 Juni, yang bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila, melambangkan kolaborasi antara nilai-nilai kebangsaan dan urgensi menjaga penyiaran yang sehat.

“Hari ini adalah simbol sinergi antara semangat kebangsaan dan pentingnya penyiaran berkualitas,” ujarnya saat membuka acara Fun Walk yang dihadiri oleh berbagai stakeholder penyiaran.

Ubaidillah juga menekankan bahwa Harsiarnas ke-92 menjadi momen penting untuk mengawal transformasi dalam membentuk ekosistem baru dalam dunia media serta menciptakan konten yang berkualitas dan berkeadilan.

“Era media massa saat ini menghadapi tantangan yang cukup besar, seperti perkembangan teknologi dan perubahan pola konsumsi masyarakat terkait banyaknya sumber informasi yang bisa diakses,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ubaidillah menegaskan bahwa meskipun tantangan tersebut ada, keberadaan media, baik secara fisik seperti radio maupun media massa lainnya, tetap menjadi bukti bahwa mereka berkomitmen untuk mengawal dan memberitakan transformasi serta pembangunan bangsa ke depan.

“Kami berharap kehadiran kami sebagai media dapat memberikan kontribusi positif dalam menyampaikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Acara ini dihadiri oleh perwakilan KPI dari seluruh daerah, termasuk KPID DKI Jakarta, Asosiasi APPSI, serta instansi kementerian seperti Kementerian Komunikasi dan Informatika. Dalam suasana penuh kebersamaan, peserta Fun Walk tidak hanya berolahraga, tetapi juga berkomitmen untuk mendukung penyiaran yang lebih baik di Indonesia.

Salah satu isu utama yang dibahas adalah perlunya revisi Undang-Undang Penyiaran yang sudah berusia 23 tahun.

Ubaidillah menegaskan bahwa regulasi saat ini belum mampu menjangkau media baru, yang menyebabkan ketimpangan dalam pengawasan. “Kami berharap DPR membuka ruang diskusi luas untuk merumuskan RUU Penyiaran yang lebih adil,” tegasnya.

Koordinator Bidang Kelembagaan KPI, Made Sumarta, menekankan pentingnya kolaborasi antara regulator, lembaga penyiaran, pemerintah, dan masyarakat.”Kami tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada sinergi untuk mencari solusi atas tantangan penyiaran yang ada,” ungkapnya.

Dengan semangat kolaborasi dan edukasi publik, Harsiarnas ke-92 diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju penyiaran yang lebih berkualitas dan berintegritas, demi mewujudkan Indonesia Emas.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.