Sebagai bentuk dukungan penuh terhadap transformasi industri energi nasional, Sekretaris Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Siti Sumilah Rita Susilawati turut hadir membuka secara resmi IEE Series 2025 – Energy & Engineering Week di JIExpo Kemayoran.
Kehadiran perwakilan dari Kementerian ESDM ini menegaskan pentingnya peran pameran multi-sektor industri energi dan engineering terbesar se-Asia Tenggara ini dalam mendukung target nasional menuju Net Zero Emissions 2060, hilirisasi industri, serta pembangunan ekosistem energi hijau dari hulu hingga hilir.
Siti dalam sambutannya menyampaikan bahwa sumber daya alam Indonesia adalah aset yang sangat berharga. Menurutny, energi fosil dan mineral merupakan sumber daya yang tidak dapat diperbarui, sehingga tata kelolanya harus dilakukan dengan lebih bijak.
“Dengan latar belakang tersebut, tema Sustainability for Industrial Transformation menjadi sangat relevan. Kita harus peduli pada keberlanjutan agar Indonesia tetap tangguh dalam menyongsong Indonesia Emas 2045 dan Net Zero Emissions 2060. Transformasi juga mutlak diperlukan, karena dunia berubah begitu cepat, dan jika kita tidak bertransformasi, kita akan tertinggal,” ujar Siti.
Sejalan dengan semangat tersebut, IEE Series 2025 juga menghadirkan debut dua pameran baru yang sangat dinanti, yakni The Battery Show Indonesia dan Data Center Asia – Indonesia. The Battery Show Indonesia menjadi platform pertama di Tanah Air yang menghadirkan para pelaku industri ternama yang berfokus pada teknologi baterai, sistem penyimpanan energi, dan rantai pasok kendaraan listrik untuk menjawab kebutuhan transisi energi nasional dan tren global elektrifikasi, terutama melihat investasi pabrik baterai EV di Indonesia yang terus meningkat tiap tahunnya.
Hadirnya berbagai peserta pameran perdana dalam The Battery Show Indonesia ini juga menunjukkan perkembangan industri penyimpanan energi di Indonesia, dimana kapasitas pembangkit listrik energi baru terbarukan pada tahun 2025 telah mencapai 15,2 GW atau sekitar 14,5% dari total kapasitas pembangkit nasional. Diharapkan dengan kolaborasi berbagai pelaku industri dan pemangku kebijakan, pameran ini dapat menyokong target pemerintah untuk mencapai kapasitas 700 GW pada 2060.
Sementara itu, hadirnya pameran Data Center Asia – Indonesia membuka ruang bagi solusi infrastruktur digital hemat energi, sistem pendinginan rendah emisi, dan manajemen cloud yang kini menjadi tulang punggung ekonomi digital. Hal ini menyikapi tingginya pertumbuhan pasar data-center Indonesia yang diperkirakan akan mencapai 22% CAGR (Compound Annual Growth Rate) di tahun 2028, seiring dengan ledakan ekonomi digital nasional.
Kehadiran kedua pameran ini memperluas cakupan IEE Series 2025, menjadikannya katalis untuk membentuk ekosistem industri energi dan engineering yang lengkap dari hulu hingga hilir, sekaligus menghadirkan teknologi yang jarang dapat disaksikan publik secara langsung di pusat kota Jakarta.
Salah satu kegiatan yang paling ditunggu pada IEE Series 2025 – Energy & Engineering Week adalah Operator Championship, sebuah kompetisi untuk para operator alat berat yang digelar di area outdoor JIExpo Kemayoran. Kompetisi ini menantang para peserta untuk menunjukkan keahlian mereka dalam mengendalikan excavator secara presisi dan efisien — sebuah keterampilan inti dalam industri pertambangan dan konstruksi.
Ajang ini menghadirkan dua kategori kompetisi, male dan female, sebagai langkah nyata mendorong kesetaraan gender dan inklusivitas di sektor pertambangan yang selama ini identik dengan dominasi laki-laki. Melalui kompetisi ini, Mining Indonesia tidak hanya menampilkan kecanggihan alat berat dan keterampilan operator, tetapi juga menegaskan pentingnya keberagaman dan kesempatan yang setara bagi semua pelaku industri pertambangan di Indonesia.
Dengan berbagai inovasi teknologi, kompetisi menarik, serta debut pameran-pameran baru, IEE Series 2025 – Energy & Engineering Week menghadirkan pengalaman yang jarang dapat ditemui di pusat kota Jakarta. Inilah kesempatan langka bagi masyarakat umum, pelaku industri, mahasiswa dan pelajar, maupun pemerhati teknologi untuk menyaksikan langsung alat berat, solusi energi, dan teknologi digital masa depan yang biasanya hanya ada di lokasi proyek industri.
Para pengunjung dapat hadir secara gratis selama rangkaian IEE Series 2025 – Energy & Engineering Week pada 17-20 September 2025. Pengunjung juga bisa mengakses berbagai isi rangkaian pameran secara virtual dari manapun dan kapanpun melalui fitur IEE VExpo di laman https://vexpo.iee-series.com/.|Ilham*










