Foto Ilustrasi
Radarjakarta.id | JAKARTA – Kekecewaan Pemilu 2024 bagi sejumlah kalangan kali ini diwarnai manuver serta berbagai polemik dan dugaan konflik kepentingan. Kecurigaan elit adanya ‘cawe-cawe’ di lingkar kekuasaan, membuat masyarakat sipil melayangkan kritik tajam yang menyasar langsung ke jantung Istana.
Muncul Isu pemakzulan sebagai gerakan politik elektoral untuk menganggu jalan kemenangan Prabowo-Gibran.
Sejumlah pejabat dan tokoh pun ramai-ramai menanggapi isu pemakzulan Jokowi yang kembali mencuat usai Pemilu 2024 lalu.
Padahal, Berdasarkan survei Polmark Indonesia, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Jokowi terbagi menjadi dua. Untuk kategori sangat puas dengan kinerja Jokowi mencapai 13,2 persen.
Sementara untuk kategori puas dengan kinerja Jokowi mencapai 60,2 persen. Total tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Jokowi yakni 73,4 persen. | Faisal 6444*











