Legislator PDIP Gorontalo Ngaku Rampok Uang Negara: Biar Negara Tambah Susah

banner 468x60

GORONTALO, Radar jakarta.id – Jagat maya mendidih, Video anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Wahyudin Moridu, mendadak viral setelah dirinya kedapatan melontarkan kalimat mengejutkan: mengaku ingin “merampok uang negara biar negara tambah miskin.”

Rekaman berdurasi sekitar 30 detik itu memperlihatkan Wahyudin sedang mengemudikan mobil menuju Makassar, Sulawesi Selatan, dengan seorang wanita duduk di kursi penumpang. Mengenakan kacamata hitam, ia terdengar santai menyebut sedang “menghabiskan uang negara” dalam perjalanan tersebut.

“Kita jalan pakai fasilitas negara, habiskan saja biar negara tambah susah,” ucap Wahyudin dalam video yang menyebar luas di media sosial.

Pernyataan itu langsung memantik amarah publik. Netizen ramai-ramai menghujat sikap Wakil Rakyat yang dianggap mempermainkan penderitaan rakyat.

Potongan video itu menjadi trending di berbagai platform. Tak sedikit warganet mempertanyakan: siapa sosok perempuan yang menemani Wahyudin? Apakah ia istri sah atau bukan? Pertanyaan ini semakin memperkeruh suasana.

Diserbu kritik, Wahyudin akhirnya angkat suara lewat akun media sosialnya. Ia mengakui pernyataannya salah besar.

“Saya menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada seluruh masyarakat Gorontalo. Perkataan itu murni kesalahan saya dan tidak mencerminkan tanggung jawab sebagai wakil rakyat,” tulis Wahyudin.

Namun, ia bungkam soal identitas perempuan misterius di sampingnya.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Skandal ini makin panas setelah Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Gorontalo mengungkap pengakuan mengejutkan Wahyudin.

Ketua BK DPRD, Fikram Salilama, menyebut Wahyudin dalam kondisi mabuk berat saat video itu direkam.

“Kami tanyakan, apakah Saudara tahu video yang beredar? Dia jawab baru tahu. Dia akui sejak malam sebelumnya mengonsumsi minuman keras hingga keesokan paginya masih tidak sadar,” ungkap Fikram dalam konferensi pers, Jumat (19/9/2025).

Tak hanya itu, Wahyudin juga mengaku tidak sadar dirinya direkam oleh sang wanita yang menemaninya di dalam mobil.

BK DPRD memastikan kasus ini tidak akan dibiarkan.

“BK tidak boleh tinggal diam. Ini menyangkut marwah lembaga DPRD,” tegas anggota BK, Umar Karim.

Selain itu, Wahyudin juga dijadwalkan menghadap ke Badan Kehormatan dan PDIP Gorontalo untuk memberikan klarifikasi resmi.
Putra mantan Bupati Boalemo, Darwis Moridu

Karier politik: DPRD Boalemo (2019–2024), lalu DPRD Provinsi Gorontalo (2024–2029)

Terpilih dengan 5.654 suara dari dapil Boalemo–Pohuwato

Saat ini duduk di Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo

Skandal ini diprediksi akan jadi badai besar bagi karier politik Wahyudin. Publik mendesak agar ia diberi sanksi keras, bahkan tak sedikit yang menuntut agar ia mundur dari DPRD.

Kini, sorotan tidak hanya tertuju pada ucapannya, tetapi juga pada gaya hidup, perilaku mabuk, hingga keberadaan perempuan misterius yang duduk manis di sampingnya.

Skandal Wahyudin Moridu resmi menjadi salah satu kasus politik paling memalukan tahun ini di Gorontalo.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.