Lapas Tulungagung Dinilai Tim Verifikasi Menuju WBK 2025

banner 468x60

TULUNGAGUNG, Radarjakarta.id — Lapas Kelas IIB Tulungagung mendapat kehormatan besar dengan kedatangan Tim Verifikasi Lapangan dalam rangka menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2025. Kunjungan penting ini berlangsung pada Kamis (11/9) pukul 11.30 WIB dan langsung menyedot perhatian jajaran pemasyarakatan maupun masyarakat luas.

Kedatangan tim disambut hangat oleh Kalapas Tulungagung, Ma’ruf Prasetyo Hadianto, bersama seluruh Tim Zona Integritas. Usai prosesi penyambutan, rombongan bergerak meninjau sejumlah titik layanan, dimulai dari Pos Bapas Tulungagung hingga ke Layanan Terpadu Satu Pintu (LTSP) yang menjadi salah satu garda depan pelayanan publik di lapas.

Tidak berhenti di situ, tim juga menelusuri berbagai layanan unggulan yang menjadi andalan Lapas Tulungagung. Di antaranya, Layanan Kunjungan Berbasis Restoratif Justice, program Karya Gemilang dengan produk marmer dan sabut kelapa, layanan informasi digital KONTERPAN, hingga sistem keamanan barang titipan SEGEL PASTI. Berbagai inovasi turunan seperti perikanan, peternakan domba, pertanian, pramuka, dapur sehat, dan konveksi turut menjadi bukti nyata transformasi layanan pemasyarakatan di daerah ini.

Kunjungan ini tidak semata menilai fasilitas fisik, tetapi juga menguji konsistensi implementasi layanan dengan data yang sudah dipaparkan sebelumnya. Tim evaluator dari Inspektorat Jenderal dan Pusat Strategi Kebijakan secara teliti mencocokkan dokumen pendukung dengan praktik di lapangan, memastikan pelayanan benar-benar dijalankan secara transparan, profesional, dan akuntabel.

Dalam sambutannya, Kalapas Tulungagung Ma’ruf Prasetyo Hadianto menegaskan komitmen penuh jajarannya. “Kami bertekad terus meningkatkan kualitas layanan, menciptakan lingkungan kerja yang bersih, dan menjaga integritas menuju predikat WBK. Kunjungan ini menjadi cermin evaluasi bagi kami untuk terus berbenah,” ujarnya penuh optimisme.

Sementara itu, Koordinator Tim Verifikasi Lapangan, Hari Purwanto, memberikan apresiasi khusus. Menurutnya, semangat inovasi dan kerja sama yang ditunjukkan Lapas Tulungagung menjadi modal berharga dalam mewujudkan pelayanan publik yang bersih dari praktik korupsi. “Kami melihat dedikasi yang luar biasa. Harapan kami, semangat ini tetap terjaga hingga predikat WBK benar-benar diraih pada 2025,” tegasnya.

Kegiatan ditutup dengan evaluasi bersama di ruang rapat Lapas Tulungagung. Tim verifikasi menyampaikan sejumlah masukan yang harus segera ditindaklanjuti. Tepat pukul 14.00 WIB, kegiatan resmi berakhir, meninggalkan semangat baru bagi Lapas Kelas IIB Tulungagung untuk melangkah lebih pasti menuju predikat bergengsi Wilayah Bebas dari Korupsi tahun 2025.|Eva*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.