Lapas Purwokerto Salurkan 1,7 Ton Pupuk Kompos untuk Ketahanan Pangan

Lapas Purwokerto Salurkan 1,7 Ton Pupuk Kompos untuk Ketahanan Pangan
Lapas Purwokerto Salurkan 1,7 Ton Pupuk Kompos untuk Ketahanan Pangan
banner 468x60

RADAR JAKARTA | Purwokerto – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Purwokerto mengirimkan sebanyak 1,7 ton pupuk kompos hasil olahan warga binaan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banyumas. Sewlasa, 27 Mei 2025.

Kegiatan ini tidak hanya mendorong pertanian organik di wilayah Banyumas, tetapi juga memperkuat peran Lapas dalam menyediakan solusi lingkungan yang inovatif.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Pupuk kompos yang disalurkan merupakan hasil pengolahan sampah organik Lapas, seperti sisa makanan, dedaunan, dan bahan alami lainnya, melalui proses pengomposan yang dikelola langsung oleh warga binaan. Program ini merupakan bagian dari pembinaan kemandirian berbasis lingkungan, sekaligus upaya mengurangi timbunan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Dukungan untuk Pertanian Lokal dan Lingkungan
Pendistribusian kompos ini memiliki manfaat ganda:
✔ Meningkatkan kesuburan tanah – Pupuk organik membantu petani mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, sekaligus mendukung pertanian berkelanjutan.
✔ Mengurangi sampah organik – Lapas Purwokerto berkontribusi pada pengelolaan limbah yang ramah lingkungan.
✔ Memberdayakan warga binaan – Proses produksi kompos menjadi sarana pelatihan dan pembinaan bagi narapidana, memberikan bekal keterampilan pascabebas.

“Ini adalah bukti nyata bahwa Lapas tidak hanya melakukan pembinaan, tetapi juga aktif berkontribusi pada ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan,” ujar pihak Lapas.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.