LAN RI Perkuat Ekosistem Kompetensi ASN untuk Dukung Program Prioritas Pemerintah

LAN RI Perkuat Ekosistem Kompetensi ASN untuk Dukung Program Prioritas Pemerintah
LAN RI Perkuat Ekosistem Kompetensi ASN untuk Dukung Program Prioritas Pemerintah
banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id  — Menghadapi dinamika global yang semakin kompleks dan menuntut birokrasi yang adaptif, Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI resmi mengumumkan transformasi besar dalam pengelolaan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Lewat langkah strategis ini, LAN tidak lagi sekadar menjadi penyelenggara pelatihan, tetapi bertransformasi menjadi Orchestrator sekaligus Center of Excellence dalam pembangunan ekosistem pembelajaran ASN secara nasional.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Kepala LAN RI, Muhammad Taufiq, menegaskan bahwa era birokrasi modern membutuhkan pendekatan baru yang kolaboratif dan terukur. LAN, bersama Kementerian PANRB sebagai Policy Anchor, kini menyusun standar, metodologi, dan arah kebijakan agar pengembangan kompetensi ASN tidak berjalan parsial, tetapi saling terhubung dan berkelanjutan.

“LAN berkomitmen meninggalkan pola kerja yang terkotak-kotak. Kami siap mengambil peran sebagai Center of Excellence yang membangun standar, metodologi, dan orkestrasi pembelajaran ASN agar lebih terarah dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Taufiq dalam Media Gathering & Ekspose Kinerja LAN di Jakarta, Rabu (10/12).

Sebagai bagian dari transformasi tersebut, LAN meluncurkan terobosan digital SIBANGKOM, sebuah platform layanan pengembangan kompetensi satu atap. Di dalamnya, LAN menghadirkan konsep Learning Marketplace dan Learning Wallet yang memungkinkan ASN memilih, mengakses, dan mengikuti materi pembelajaran secara fleksibel tanpa batas ruang dan waktu.

Sistem ini dirancang untuk memastikan pemerataan kesempatan belajar, terutama bagi ASN yang bertugas di wilayah 3T.

“Melalui SIBANGKOM dan konsep Learning Marketplace, kami ingin memastikan setiap ASN memiliki kesempatan setara untuk mengakses materi pembelajaran kapan saja dan di mana saja, layaknya berbelanja kebutuhan di e-commerce,” jelas Taufiq.

LAN juga menyampaikan bahwa kurikulum ASN Corporate University kini telah diselaraskan dengan agenda prioritas Pemerintah. Materi pelatihan, baik kepemimpinan maupun teknis, didesain secara agile agar relevan dengan kebutuhan strategis nasional, mulai dari pengentasan kemiskinan, program Makan Bergizi Gratis, hingga akselerasi Sekolah Unggulan.

Dengan pendekatan ini, ASN sebagai pelaksana kebijakan di lapangan diharapkan memiliki pemahaman dan kompetensi yang tepat sasaran.

Dalam laporan akuntabilitas publiknya, LAN mencatat realisasi anggaran hingga 5 Desember 2025 mencapai Rp271,9 miliar atau 82,35%. Capaian ini dinilai sejalan dengan upaya transformasi kelembagaan yang membutuhkan efisiensi, konsistensi, dan tata kelola yang baik.

Menutup paparannya, Kepala LAN mengajak seluruh instansi pemerintah dan media untuk bersama-sama memperkuat kualitas SDM Aparatur Sipil Negara sebagai fondasi utama birokrasi modern.

“Penguatan kompetensi ASN adalah kebutuhan mutlak, bukan lagi pilihan. Dengan semangat Collaborate to Elevate, mari kita bangun birokrasi berkelas dunia demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” tegas Taufiq.

Transformasi LAN ini menandai babak baru perjalanan reformasi birokrasi, di mana kompetensi ASN menjadi pusat penggerak kualitas pelayanan publik dan keberhasilan program pemerintah di seluruh Indonesia.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.