TANGERANG,Radarjakarta.id – PT Integrasi Aviasi Solusi (InJourney Aviation Services/IAS), sub-holding dari InJourney yang bergerak di sektor layanan bandara dan logistik, resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Bank Mandiri. Sinergi ini diwujudkan melalui integrasi layanan Joumpa—layanan bantuan bandara premium—ke dalam fitur Livin’ Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri, Jumat(1/8/2025).
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dilakukan oleh Direktur Komersial IAS Muchdian Muchlis dan Pejabat Eksekutif Network and Retail Funding Bank Mandiri Jan Winston, bertempat di AP Space, Bandara Soekarno-Hatta. Acara ini turut disaksikan oleh jajaran otoritas bandara, kepolisian, imigrasi, serta direksi dari PT Angkasa Pura Indonesia.
Joumpa, yang dikelola oleh IAS, menawarkan berbagai layanan seperti personal assistant, fast track imigrasi, serta penjemputan dan pengantaran di bandara. Layanan ini kini tersedia di hampir seluruh bandara besar di Indonesia, termasuk Soekarno-Hatta, Ngurah Rai, Juanda, dan Kualanamu.
“Integrasi Joumpa ke dalam Livin’ by Mandiri menjadi wujud nyata sinergi antara sektor finansial dan aviasi untuk menciptakan kenyamanan maksimal bagi pengguna jasa,” ujar Muchdian. “Ini akan sangat membantu para nasabah dengan mobilitas tinggi yang membutuhkan kemudahan akses terhadap layanan bandara premium.”
Sementara itu, Jan Winston menegaskan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan strategi digitalisasi Bank Mandiri untuk menjangkau kebutuhan gaya hidup masyarakat urban secara lebih personal dan kontekstual.
“Hadirnya Joumpa di Livin’ Sukha adalah contoh konkret dari kolaborasi lintas industri. Kami ingin menjadikan Livin’ bukan sekadar aplikasi finansial, tetapi juga sebagai platform gaya hidup digital yang lengkap,” katanya.
Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Mandiri dalam memperkuat transformasi digitalnya. Hingga Mei 2025, aplikasi Livin’ by Mandiri telah digunakan oleh 31,6 juta pengguna aktif, dengan total 1,8 miliar transaksi senilai Rp1.744 triliun—menunjukkan pertumbuhan 12% secara tahunan.
Kerja sama ini diharapkan tak hanya memperluas akses terhadap layanan Joumpa, tetapi juga mendorong percepatan transformasi sektor transportasi dan pariwisata di Indonesia, sejalan dengan visi IAS untuk menjadi penyedia jasa aviasi dan logistik terdepan di tingkat nasional maupun regional.










