Ilustrasi.
Radarjakarta.id | MALUKU – Sungguh memalukan tinggah aparat Kepolisian di Kota Tual, Antara Polisi Lalu lintas (Polantas) Polres Kota Tual vs Brigade Mobil (Brimob) BKO Resimen Pas 4 Pelopor Polda Maluku di Raya Kota Tual, Provinsi Maluku bentrok pada Minggu, 28 Juli 2024 malam.
Dalam video yang dibagikan akun X @Aryprasetyo85, terlihat aparat kepolisian lalu lintas awalnya ribut dengan sekelompok orang.
Bentrokan itu terjadi di dekat Polres Tual, Minggu (28/7) malam. Aries mengatakan bentrokan berawal dari cekcok saat razia kendaraan bermotor oleh anggota Polantas Polres Tual pada Jumat (27/7/2024).
Bentrokan itu diduga dipicu dari cekcok (salah paham) antara anggota Polantas Polres Tual dengan oknum Brimob saat gelar razia kendaraan.
Dari video yang beredar, terdengar beberapa kali suara letupan tembakan.
Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Aries Aminnullah saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.
Menurutnya, terjadi penyerangan sejumlah personel Brimob terhadap anggota Polres Kota Tual yang dipicu salah paham.
Kejadian bermula saat aparat Polres Kota Tual tengah melakukan patroli disiplin lalu lintas.
Saat razia, ada seseorang yang diamankan, sementara salah seorang temannya berhasil kabur.
Tak berselang lama, datang puluhan orang yang langsung menyerang personel kepolisian.
Akibatnya, sejumlah warga yang bermukim di sekitar lokasi panik. Beberapa di antaranya nampak berlindung di balik tembok.
“Suara tembakan terdengar berulangkali, hingga membuat warga panik dan berlari menyelamatkan diri,” demikian dikutip dari keterangan unggahan akun Instagram @majeliskopi08.
“Ada patroli, trus ada razia knalpot racing, kemudian ada yang diamanakan, namun ada yang lari melaporkan kejadian teman temannya tiga puluh orang nyerang polisi. Indikasinya ada anggota Brimob,” jelas Kombes Pol. Aries, Minggu malam.
“Kemudian terjadi penyerangan itu,” imbuhnya.
Menurutnya, kondisi sudah mulai kondusif, namun belum diketahui dampak kejadian itu.
Hingga berita ini ditulis, belum diketahui secara pasti mengenai kondisi di lokasi kini hingga dampak dari peristiwa bentrokan antar sesama aparat itu.(*)










