RADAR JAKARTA | Jakarta – Di tengah peringatan Hari Kesaktian Pancasila, langkah berani diambil oleh keluarga besar Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI). Bukan sekadar simbolik, mereka menggebrak dengan memulai prosesi Ngeruak Karang upacara sakral membuka tanah di atas lahan strategis seluas 210 m² di jantung Ibu Kota, Jakarta.
Tanah itu bukan sekadar properti. Di sanalah akan berdiri Creative Space KMHDI ruang kolaborasi, pusat kreativitas, dan rumah baru bagi kader-kader muda Hindu dari seluruh Indonesia. Tak tanggung-tanggung, inisiatif ini menjadi momentum pemersatu para kader dan alumni yang telah tersebar dari Sabang sampai Merauke.
“Ini bukan soal gedung. Ini tentang mimpi kolektif kita, tentang rumah yang akan menjadi pusat gerakan intelektual dan spiritual anak-anak muda Hindu Indonesia,” ujar salah satu alumni yang turut hadir dalam prosesi suci di Griya Ciledug bersama Ida Pedanda Nabe Putra Sidemen.
Solidaritas yang Tak Ternilai
Dengan spirit gotong royong yang telah menjadi DNA KMHDI selama 32 tahun, proyek ini disambut antusias oleh para kader lintas generasi. Targetnya ambisius: menghimpun dana secara swadaya dari sedikitnya 10.000 kader yang pernah berproses dalam organisasi.
Cukup Rp500 ribu per orang — bisa dicicil hingga 2027 — dan bangunan impian itu bisa berdiri. Bukan sekadar sekretariat, tapi simbol kemandirian dan kekompakan umat muda Hindu dalam berkarya.
Punia: Investasi Luhur untuk Generasi Mendatang
Semangat punia (derma suci) kembali digaungkan. Sebuah kutipan dari Weda menggemakan makna proyek ini:
“Berdermalah untuk tujuan yang baik dan jadikanlah kekayaanmu bermanfaat. Kekayaan yang didermakan untuk tujuan luhur tidak pernah hilang.”
(Atharwa Veda III.15.6)
Kini saatnya membuktikan: bahwa alumni KMHDI bukan hanya berdaya intelektual, tetapi juga punya kepedulian nyata.
Ayo Bergerak! Scan QRIS-nya, Satukan Energi
QRIS telah tersedia. Aksi nyata tinggal sejauh satu scan. Momentum telah hadir setelah ngeruak, kekompakan kader tak terbendung.
Satyam Eva Jayate!
Kebenaran pasti menang. Dan perjuangan suci ini baru saja dimulai.










