Seruan GERAK untuk Gubernur Jakarta
Sebagai pemimpin ibu kota yang menjadi etalase Indonesia, Gubernur Jakarta perlu menunjukkan visi ekologis yang berkomitmen pada keberlanjutan dan keadilan lingkungan. GERAK menyerukan:
1. Moratorium pembangunan yang merusak ekosistem alami, termasuk reklamasi dan penebangan pohon kota.
2. Pelaksanaan nyata Rencana Aksi Udara Bersih yang terukur, transparan, dan melibatkan partisipasi warga.
3. Investasi serius dalam sistem air perpipaan untuk mengurangi eksploitasi air tanah.
4. Perluasan ruang terbuka hijau berbasis komunitas serta penguatan taman kota sebagai ruang hidup bersama.
5. Penerapan insentif fiskal bagi warga dan RT/RW yang berhasil mengelola sampah secara mandiri.
Jakarta Butuh Kepemimpinan Hijau
Hari Bumi 2025 bukan sekadar seremoni. Ini adalah momen untuk menegaskan bahwa Jakarta hanya bisa bertahan jika dibangun dengan prinsip keberlanjutan. Gubernur Jakarta tidak bisa lagi menunda komitmen lingkungan. Warga siap bergerak, namun pemimpin harus menjadi teladan—pelindung bumi Jakarta.
Selamat Hari Bumi 2025.
Mari rawat kota ini: satu pohon, satu napas, satu tindakan, setiap saat.***










