Dok. Teuku Faisal Humas PWI Jakbar, Foto Alm. Ketua Yayasan Diannanda Sudjito Hadipradja
Radarjakarta.id | JAKARTA – Keluarga besar Yayasan Diannanda Persekolahan Katolik KB-TK-SD-SMP-SMA Santo Kristoforus Jakarta Barat sedang berduka karena Ketua Yayasan Diannanda Sudjito Hadipradja telah tutup usia, diusianya yang ke 65 tahun pada sabtu malam, 12 Agustus 2023 pukul 23.58 wib disemayamkan dirumah duka Tabitha Ukrida kebon jeruk Jakarta Barat.

Almarhum Sudjito Hadipradja meninggalkan seorang istri Dewi Sulistijawati dan 2 orang putra yaitu, Christofer Albert Agung dan Kornelius Gilbert.

Belum genap 1 tahun memimpin, almarhum Sudjito Hadipradja sudah banyak memberikan sumbangsihnya kepada sekolah Kristoforus, salah satunya yang beliau lakukan adalah meresmikan pembangunan baru sekolah SD-SMP-SMA Kristoforus 1 dengan berlantai 5 yang saat ini masih tahap pembangunan dan rencananya akan menjadi sekolah swasta dengan pasilitas lengkap yang ada di wilayah Jakarta Barat.

Hari ini, Misa keberangkatan jenazah Almarhum Sudjito Hadipradja akan dilaksanakan di Gereja Santo Kristoforus jalan satria jakarta barat pukul 9 pagi ini dan jenazah akan dikremasi di Tabitha UKRIDA kebon jeruk Jakarta barat dilepas oleh seluruh pengurus, kabag, kepala sekolah, guru dan ratusan siswa santo Kristoforus pada pukul 2 siang, selasa (15/8/2023).

Hari ini, Misa keberangkatan jenazah Almarhum Sudjito Hadipradja akan dilaksanakan di Gereja Santo Kristoforus jalan satria jakarta barat pukul 9 pagi ini dan jenazah akan dikremasi di Tabitha UKRIDA kebon jeruk Jakarta barat dilepas oleh seluruh pengurus, kabag, kepala sekolah, guru dan ratusan siswa santo Kristoforus pada pukul 2 siang, selasa (15/8/2023).

Kabar duka tersebut tidak hanya dirasakan oleh keluarga namun pengurus yayasan, kabag, kepala sekolah, guru, karyawan santo Kristoforus dan lingkungan gereja tempat beliau mengabdi juga merasa kehilangan, karena Almarhum terkenal ramah dalam bergaul.

Kepala sekolah KB-TK Santo Kristoforus 2, Elisabeth Setyo Sri Kenyo Weningsih menuturkan meninggalnya almarhum sangat mengagetkan.
“Saya terkejut mendengar kabar, karena belum lama ini beliau masih bersama kami para kabag dan kepala sekolah kita menghadiri acara perayaan 59 tahun paroki Grogol,sabtu malam (12/8)” Ungkap Setyo dengan nada sedih.

“Beliau sempat memperkenalkan istri almarhum kepada kami para kepala sekolah,” Tambahnya.
Berikutnya, Humas Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Koordinatoriat Jakarta Barat Teuku Faisal mengenal sosok almarhum yang murah senyum, lucu dan tegas.

“Almarhum bapak Sudjito Hadipradja terakhir saya bertemu saat saya meliput kegiatan awal tahun pelajaran 2023/2024 di Taman Palem pada juli lalu, beliau sempat meminta saya memotret dirinya sendiri saja,” Pungkasnya. | Red*










