Kebakaran Hebat di Jelambar, Remaja 18 Tahun Tewas

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id — Suasana mencekam terjadi di kawasan padat penduduk Jalan Empang Bahagia II, Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Senin (1/12/2025) sore. Dua rumah hangus dilalap api, meninggalkan kepanikan, jeritan minta tolong, dan asap pekat yang memenuhi udara. Seorang remaja perempuan bernama Zahra (18) meninggal dunia setelah terjebak di dalam kobaran api, sementara tiga warga lainnya mengalami luka ringan.

Menurut keterangan saksi, kebakaran diduga bermula dari lantai dua sebuah rumah ketika terdengar suara letupan. Dalam hitungan detik, api membesar dan menyambar bangunan lain. Salah satu penghuni rumah, Arif Setiawan, bahkan nekat melompat dari lantai dua untuk menyelamatkan diri dan meminta bantuan warga. Kepulan asap hitam sempat membuat warga berhamburan keluar rumah sembari menyelamatkan dokumen dan barang berharga.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Sebanyak 17 unit mobil pemadam kebakaran dengan 85 personel dari Sudin Gulkarmat Jakarta Barat dikerahkan ke lokasi. Petugas tiba sekitar enam menit setelah laporan masuk pada pukul 15.41 WIB. Proses pemadaman berlangsung sengit hingga pendinginan tuntas pada pukul 17.39 WIB. Luas area terdampak diperkirakan mencapai 240 meter persegi, dengan estimasi kerugian mencapai Rp337 juta.

Tiga korban luka diketahui bernama Iren (47), Albar (11), dan Asmanizar (70). Mereka langsung mendapat penanganan medis di Rumah Sakit Sumber Waras. Sementara jenazah Zahra dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk tindakan lebih lanjut. Suheri, Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat, menyebut korban memiliki riwayat sesak napas yang memperparah kondisinya saat terjebak asap pekat.

Warga menyebut penyebab awal kebakaran berkaitan dengan gangguan kelistrikan. Instalasi listrik rumah yang sudah menua ditengarai menjadi sumber percikan api. Namun, Perwira Piket Gulkarmat Jakarta Barat, Abdul Syukur, menegaskan bahwa penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian. Garis polisi kini telah melingkari lokasi sebagai bagian dari proses investigasi.

Insiden ini kembali memantik perhatian publik mengenai kerentanan kawasan padat penduduk terhadap risiko kebakaran. Banyak warga berharap pemerintah melakukan pemeriksaan instalasi listrik massal untuk mencegah tragedi serupa terulang. Hingga malam hari, proses pembersihan puing sisa kebakaran masih berlangsung, sementara sejumlah keluarga korban tampak masih shock dan membutuhkan pendampingan.

Peristiwa ini menambah daftar panjang musibah kebakaran di Ibu Kota dalam beberapa bulan terakhir. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat lebih waspada, rutin memeriksa instalasi listrik, dan segera melapor jika muncul tanda-tanda bahaya seperti percikan atau bau hangus. “Kewaspadaan bisa menyelamatkan nyawa,” tutup Joko Susilo, perwira Sudin Gulkarmat Jakarta Barat.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.