Kawal Demokrasi, Lembaga Literasi Politik Indonesia Resmi Diluncurkan 

Direktur Eksekutif LPI, Ujang Komarudin. (Foto: Ist)
banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Indonesia tengah memasuki fase penting dalam perjalanan demokrasi kontemporer. Berbagai studi menunjukkan bahwa kualitas demokrasi nasional menghadapi tantangan serius, dimana persoalan struktural seperti korupsi politik, dominasi oligarki, lemahnya representasi, dan krisis nalar publik menjadi persoalan yang perlu dibenahi.

Menjawab tantangan tersebut, Lembaga Literasi Politik Indonesia (LPI) resmi didirikian sebagai lembaga baru dengan mengusung tema “Membangun Nalar Politik Bangsa: Peran Strategis Generasi Muda dalam Penguatan Demokrasi Indonesia.”

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Direktur Eksekutif LPI, Ujang Komarudin dalam sambutannya menegaskan bahwa misi lembaga ini untuk menjaga demokrasi Indonesia agar tetap sehat, kuat, bermartabat dan berkeadilan.

“Demokrasi tidak dapat bertahan tanpa nalar publik yang kuat. Oleh karena itu, penguatan literasi politik merupakan langkah penting untuk menciptakan masyarakat yang kritis, rasional, dan siap menjaga demokrasi Indonesia yang subtantif,” ujar Ujang Komarudin dalam acara Launching Lembaga Literasi Politik Indonesia (LPI) di Jakarta, Kamis (20/11/2025).

Lebih lanjut, Ujang Komarudin juga menegaskan launching ini sebagai penanda bahwa dirinya akan kembali menjalani peran sebagai akademisi dan pengamat politik dengan mengawal demokrasi Indonesia dari luar pemerintahan.

“Dengan adanya launching LPI ini, hal tersebut menjadi penanda bahwa saya saat ini sudah memutuskan untuk kembali ke kampus, kembali menjadi akademisi, kembali mengawal demokrasi dari luar pemerintah dengan mewarnai ruang publik melalui narasi yang subtantif, objektif, dan konstruktif,” jelasnya.

Ujang juga menjelaskan bahwa LPI ini dirancang sebagai platform strategis untuk memperkuat kapasitas politik generasi muda, yang menurutnya merupakan aktor kunci dalam mengarahkan perkembangan demokrasi Indonesia.

“Lembaga ini sengaja saya bentuk untuk mewadahi generasi muda. Saya memandang generasi muda memiliki peran sangat strategis sebagai penentu arah masa depan demokrasi Indonesia,“ pungkasnya.

Di akhir, ia mengajak seluruh komponen anak bangsa untuk bergotong-royong menjaga demokrasi yang berkualitas. “Untuk itu, saya mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga demokrasi Indonesia ke arah lebih baik,” ujarnya.|Bemby

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.