“Ciptakan situasi yang kondusif dengan rutin melaksanakan patroli di waktu dan lokasi yang rawan, saya harap kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak bisa digantikan oleh tekhnologi apapun,” jelasnya.
Kapolda pun meminta, seorang Polisi cepat dan tanggap terhadap laporan masyarakat tanpa tembang pilih, laksanakan dengan cepat dan tanggap (quick respon).
“Antisipasi tawuran yang kerap terjadi di kota bahkan di wilayah pinggiran, ini menjadi fenomena, cari korelasi antara narkotika, obat-obatan keras dan tawuran, kenapa? Karena anak muda yang harusnya takut dengan berbagai macam hal menjadi berani dan tidak takut dengan hukum,”
Disini disebutkan, Polres Metro Tangerang Kota berhasil menangani aksi tawuran dengan mengamankan sebanyak 515 orang dan diproses hukum sebanyak 88 orang.

“Saya minta setiap anak yang terlibat tawuran untuk tetap di proses, terlebih mereka yang membawa sajam, melukai hingga menghilangkan nyawa orang lain, apapun yang terjadi biarlah hukum yang memprosesnya,” tegasnya.
Irjen Pol Karyoto pun menyampaikan, dalam rangka menghadapi rangkaian Pemilu 2024 mendatang, diharapkan seluruh jajarannya dapat mempersiapkan segala sesuatu dengan baik dan benar.
Ia mengingatkan jajaran agar mempersiapkan fisik yang kuat, menggelar latihan-latihan, dan juga didukung dengan sarana dan prasarana kepolisian.
“Kita semua harus menunjukan netralitas, jangan berbuat ceroboh dengan menciderai rasa keadilan masyarakat bertindaklah secara profesional dan proporsional,” ungkapnya.










