DEPOK, Radarjakarta.id – Hujan deras yang mengguyur Kota Depok tanpa henti sejak malam hari menguji kesiapsiagaan aparat di lapangan. Debit air Kali Angke yang terus meningkat akhirnya meluap dan menggenangi wilayah Kelurahan Bojongsari Lama, Kecamatan Sawangan, Senin (12/1/2026).
Di tengah situasi tersebut, Koramil 05/Sawangan bergerak cepat untuk mengendalikan dampak banjir dan memastikan aktivitas warga tetap aman.
Wadanramil 05/Sawangan, Kapten Inf Sumarno, mengungkapkan luapan air mulai terpantau sekitar pukul 09.20 WIB setelah laporan dari Babinsa Bojongsari Lama diterima. Air sungai yang meluber tidak hanya menggenangi badan jalan, tetapi juga merangsek masuk ke sejumlah fasilitas publik, termasuk kantor Bank BJB Cabang Bojongsari Lama yang menyatu dengan Samsat Outlet Sawangan, sehingga pelayanan harus dihentikan sementara.
“Begitu laporan masuk, kami langsung mengerahkan anggota ke lokasi. Prioritas kami adalah pengamanan area dan membantu proses penanganan agar dampak tidak meluas,” ujar Kapten Inf Sumarno di sela-sela penanganan di lapangan.
Selain curah hujan yang tinggi, tumpukan sampah di bantaran Kali Angke menjadi faktor yang memperparah kondisi. Aliran air yang tersumbat menyebabkan debit sungai meningkat cepat dan akhirnya meluap ke jalan serta tempat usaha warga di sepanjang Jalan Raya Parung–Bojongsari.
Koramil 05/Sawangan kemudian berkoordinasi dengan petugas Sumber Daya Air (SDA) Kota Depok, Dinas Pemadam Kebakaran, serta unsur sosial Kecamatan Bojongsari untuk melakukan pembersihan dan penyedotan air. Tim Damkar menggunakan mesin pompa bertenaga genset guna menyedot genangan air setinggi betis orang dewasa yang sempat menguasai area perkantoran.
“Alhamdulillah, setelah dilakukan penyedotan, air di dalam gedung Bank BJB dan Samsat mulai surut. Saat ini kami masih fokus pada genangan di badan jalan,” jelas Sumarno.
Di sisi lain, upaya pembersihan sampah di Kali Angke membuahkan hasil. Petugas SDA yang dipimpin Komandan Regu Ustat Dedy berhasil mengangkut tumpukan sampah hingga hampir memenuhi satu truk, membuka kembali aliran sungai yang sebelumnya tersumbat.
Dampak luapan Kali Angke juga menjalar ke area pool PO Wisata Perdana Jaya. Sebanyak 35 unit bus dievakuasi ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari terendam air. Sejumlah pedagang di sekitar lokasi tampak berjibaku membuang air yang masuk ke tempat usaha mereka dengan peralatan seadanya.
Meski demikian, Koramil 05/Sawangan memastikan tidak ada permukiman warga yang terdampak langsung. Area belakang kantor Bank BJB diketahui berupa kebun dan tidak terdapat rumah penduduk.
Hingga siang hari, personel Koramil Sawangan bersama instansi terkait masih siaga di lokasi, mengantisipasi potensi luapan susulan jika hujan kembali turun. Kehadiran aparat di lapangan menjadi penopang utama dalam menjaga keamanan dan ketenangan warga di tengah cuaca ekstrem yang masih membayangi wilayah Depok.











