Jenazah Younis Pemimpin Militan Hamas Palestina ditemukan gugur oleh petugas di bawah reruntuhan rumahnya pada Minggu (8/10) dan kematiannya dikonfirmasi oleh Kementerian Kesehatan Gaza.
Sejak Sabtu (7/10), Israel telah mengirim serangan balasan ke Palestina yang telah meluncurkan lebih dari 2.000 roket.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengirim jet tempurnya dengan menargetkan 200 titik di wilayah Gaza, terutama tempat-tempat pasukan Hamas berada.
Sasaran serangan udara Israel adalah lingkungan Rimal dan Khan, daerah pesisir pantai yang padat penduduk. IDF juga menyatakan menyerang infrastruktur teror Jihad Islam di Khan Yunis sebagai tempat bagi militan Hamas untuk menyimpan senjata.
Jet tempur milik Israel menyasar tempat tinggal dan pusat komando operasi pasukan Hamas, salah satunya menghancurkan rumah Younis. Serangan IDF ini tidak hanya menewaskan Younis, tetapi juga beberapa anggota keluarganya.
Selama ini Younis dikenal banyak berperan dalam penyerangan ke Israel dengan bom bunuh diri, serangan roket, dan perang gerilya. Sebagai pemimpin Hamas, Younis bertanggung jawab atas operasi militer, politik, dan administratif.
Badan otoritas Israel menyatakan akan terus menjalankan Operasi Pedang Besi sampai pasukan Hamas berhasil dilumpuhkan dan diusir dari Gaza. Saat ini, Israel telah memutus aliran listrik, bahan bakar, dan makanan ke Gaza. Masyarakat sipil dihimbau untuk meninggalkan segera wilayah Gaza. |Eka*











