Jutaan Warga AS Turun dalam Aksi No Kings, Tolak Perang Trump

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Gelombang aksi unjuk rasa bertajuk “No Kings” kembali meluas di Amerika Serikat pada Sabtu (28/3/2026) waktu setempat. Ribuan titik demonstrasi digelar serentak di seluruh negeri sebagai bentuk penolakan terhadap kepemimpinan Presiden Donald Trump yang dinilai sebagian warga menunjukkan kecenderungan otoriter.

Aksi ini tercatat berlangsung di lebih dari 3.300 lokasi di seluruh 50 negara bagian. Para demonstran menyuarakan pentingnya menjaga prinsip demokrasi, termasuk kebebasan berpendapat dan pembatasan kekuasaan, yang mereka anggap tengah menghadapi tekanan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Salah satu aksi besar berlangsung di Minnesota dengan kehadiran sejumlah tokoh publik, di antaranya musisi Bruce Springsteen dan aktris Jane Fonda. Kehadiran figur publik tersebut dinilai memperkuat pesan gerakan yang mengusung perlawanan damai.

Demonstrasi tidak hanya terjadi di kota-kota besar, tetapi juga menjangkau wilayah pedesaan dan daerah yang selama ini dikenal sebagai basis pendukung Partai Republik. Selain di dalam negeri, sejumlah aksi solidaritas juga dilaporkan berlangsung di luar Amerika Serikat.

Meski sebagian besar aksi berlangsung damai, ketegangan sempat terjadi di West Palm Beach, Florida, saat sejumlah pendukung Trump terlibat adu argumen dengan demonstran. Aparat kepolisian turun tangan untuk memisahkan kedua kelompok dan menjaga situasi tetap kondusif.

Gerakan “No Kings” sendiri pertama kali muncul pada Juni 2025 dan sejak itu berkembang menjadi salah satu gerakan protes terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Aksi kali ini menegaskan meningkatnya dinamika politik di Amerika Serikat menjelang periode penting dalam perpolitikan nasional.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.