Radarjakarta.id | JAKARTA – Gempa bumi berkekuatan M 7,6 mengguncang wilayah barat Jepang, tepatnya di Semenanjung Noto, Prefektur Ishikawa pada Senin (1/1/2023) pukul 16.10 waktu setempat. hingga memicu gelombang tsunami.
Gempa yang berpusat tak jauh dari Noto, Prefektur Ishikawa dengan pusat kedalaman yang cukup dangkal yakni 10 kilometer di bawah tanah.
Total 21 kali gempa di atas magnitudo 4,0 mengguncang Jepang sejauh ini pada Senin (1/1) waktu setempat.
Japan Meteorological Agency (JMA) atau Badan Meteorologi Jepang mengeluarkan peringatan tsunami akibat gempa tersebut.
Lembaga penyiaran NHK bahkan melaporkan JMA sempat mengeluarkan peringatan tsunami besar di prefektur Ishikawa.
Peringatan tsunami dari JMA itu terbagi dalam tiga kategori yang ditandai dengan garis ungu, merah dan kuning. Noto Area di Prefektur Ishikawa masuk dalam kategori ‘Major Tsunami Warning’ yang ditandai dengan garis ungu.
Badan Meteorologi Jepang juga mengeluarkan peringatan tsunami di sepanjang wilayah pesisir prefektur Niigata dan Toyama. Namun, peringatan tsunami kini telah diturunkan.
Selain itu, tsunami juga terjadi di Kota Toyama dengan ketinggian 80 cm, Kanazawa dengan ketinggian 70 cm, hingga Niigata dengan ketinggian 30 cm.
Hingga Selasa (2/1/2024), sebanyak enam orang tewas imbas gempa dahsyat yang mengguncang Jepang.











