Jemput Bola, Bapenda Kabupaten Tangerang Perkuat Kepatuhan Pajak Lewat Tangerang Taxpo

Tangerang Taxpo. (Foto: Ist)
banner 468x60

TANGERANG, Radarjakarta.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tangerang (Bapenda) menghadirkan inovasi pelayanan publik bertajuk Tangerang Taxpo (Tangerang Kabupaten Tax & Public Service Expo) sebagai bagian dari transformasi pelayanan pajak daerah yang lebih dekat, humanis, dan adaptif terhadap kehidupan masyarakat.

Mengusung semangat “Melayani Lebih Dekat”, Tangerang Taxpo dirancang bukan sekadar kegiatan expo, melainkan model pelayanan publik yang dapat diulang, terukur, dan berkelanjutan. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban pajak daerah, sekaligus memperkuat kepercayaan publik kepada pemerintah daerah.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Program ini bukan sekadar acara, tetapi model pelayanan publik yang bisa diulang, terukur, dan berkelanjutan. Dampaknya bukan hanya pada pelayanan, tetapi juga pada kepercayaan masyarakat dan kepatuhan pajak daerah,” demikian disampaikan dalam keterangan resmi Bapenda Kabupaten Tangerang.

Hadir di Ruang Hidup Masyarakat

Berbeda dengan pola pelayanan konvensional, Tangerang Taxpo mengusung pendekatan jemput bola dengan menghadirkan layanan langsung di ruang hidup masyarakat, seperti kantor kecamatan, pasar tradisional dan modern, Lapangan desa, area Car Free Day dan ruang publik lainnya.

Kegiatan terdekat akan digelar di depan Gedung Serba Guna (GSG), area Car Free Day Kantor Bupati Tangerang, pada Sabtu, 15 Februari 2026, pukul 06.00–10.00 WIB.

Melalui konsep ini, masyarakat dapat mengurus berbagai layanan pajak daerah tanpa harus antre lama atau datang ke kantor dinas. Pelayanan dikemas dalam suasana santai dan partisipatif, menyatu dengan aktivitas olahraga pagi warga.

Layanan Pajak dan Aktivasi Publik

Dalam kegiatan Tangerang Taxpo, masyarakat dapat memanfaatkan berbagai layanan, antara lain PBB-P2 (Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan)
Samsat (Pajak Kendaraan Bermotor), konsultasi dan edukasi pajak daerah oleh tim Bapenda, mobil layanan keliling (termasuk dukungan layanan perbankan).

Tak hanya layanan administratif, acara juga diramaikan dengan senam sehat, partisipasi UMKM, hiburan musik lokal, games, serta keterlibatan konten kreator. Konsep ini dihadirkan untuk menghilangkan kesan kaku dan menakutkan dalam pelayanan pajak.

Kepala BAPENDA Kabupaten Tangerang, Slamet Budhi Mulyanto menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu lagi merasa takut atau khawatir dalam membayar pajak.

“Jadi masyarakat jangan takut lagi. Biasanya bayar pajak takut karena ada petugas pajak. Sekarang tidak perlu takut. Kami akan melayani semua. Seperti yang disampaikan Pak Bupati, hasil pajak ini dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui kegiatan seperti Tangerang Taxpo, pihaknya ingin membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memberikan edukasi bahwa pajak merupakan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah.

“Kami ingin lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus mengedukasi bahwa taat dan sadar pajak adalah kontribusi nyata dalam pembangunan daerah,” tambahnya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.