SEMARANG, Radarjakarta.id – Kepemimpinan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Lufhti, kembali mendapat sorotan positif mengingat sesuai data capaian indicator ekonomi Jateng tumbuh pesat dan angka kemiskinan pun ikut turun drastis.
Budayawan sekaligus pemerhati Jawa Tengah, Budiyanto Hadinagoro
menilai, capaian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di provinsi ini menunjukkan keberhasilan strategi pembangunan yang terukur dan berkelanjutan.
Pasalnya merujuk pada data teranyar, investasi di Jawa Tengah pada semester I 2025 tumbuh sebesar 8,6%, mencapai Rp45,58 triliun. Sementara ekspor dan impor meningkat 2,97%, dengan impor yang relatif stabil, sehingga mencerminkan kondisi perdagangan yang sehat dan menguntungkan bagi pertumbuhan ekonomi lokal.
“Pertumbuhan investasi yang tinggi dan ekspor-impor yang stabil menunjukkan bahwa Jawa Tengah berada di jalur yang tepat dalam menarik modal serta menjaga daya saing ekonomi,” ujar Budiyanto kepada awak media, Selasa (19/8/2025).
Dari sisi kesejahteraan masyarakat, angka kemiskinan menurun pun menjadi 9,48%, menempatkan provinsi ini dari peringkat kedua menjadi ketiga secara nasional. Tenaga kerja yang terserap juga tertinggi di Pulau Jawa, mencapai 222.000 orang, menandakan keberhasilan pemerintah provinsi dalam membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah pada triwulan II 2025 tercatat 5,28%, menempatkan provinsi ini di peringkat ketiga Pulau Jawa. Inflasi tetap terkendali, dari 0,75% triwulan I naik menjadi 2,20% triwulan II, menegaskan bahwa ekonomi tetap stabil dan aman.
“Kombinasi pertumbuhan ekonomi yang positif dan penurunan angka kemiskinan adalah bukti nyata bahwa kepemimpinan Gubernur Lufhti tidak hanya fokus pada angka-angka makro, tetapi juga menempatkan kesejahteraan rakyat sebagai prioritas utama,” ucap Budiyanto.
Budiyanto menambahkan, dengan capaian ini Jawa Tengah menjadi salah satu provinsi yang layak dijadikan contoh keberhasilan pembangunan di tingkat nasional, di mana pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat berjalan seimbang.
“Capaian-capaian tersebut menjadi bukti keberhasilan strategi kepemimpinan Ahmad Lufhti. Juga mencerminkan tata kelola pemerintahan yang matang dan berorientasi pada pembangunan jangka Panjang,” pungkas Budiyanto.










