Indomaret Edukasi Kesehatan di SDN Grudo 3 Ngawi, Diajari Sehat & Kreatif

banner 468x60

NGAWI, Radarjakarta.id – Upaya peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat tidak selalu dimulai dari fasilitas medis. Pendidikan sejak usia dini justru menjadi fondasi utama. Hal inilah yang ditunjukkan PT Indomarco Prismatama (Indomaret) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang kesehatan dan pendidikan yang dilaksanakan di SDN Grudo 3 Ngawi, Jawa Timur, Jumat (6/2/2026).

Puluhan siswa dari kelas 1 hingga 6 mengikuti penyuluhan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN)/Jumantik serta lomba mewarnai yang digelar bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, Puskesmas Ngawi, CSR Baygon, dan kader kesehatan desa. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi edukasi promotif dan preventif guna membangun kesadaran hidup sehat sejak dini.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Kepala SDN Grudo 3 Ngawi, Sudarwati, menilai program tersebut tepat sasaran dan berdampak jangka panjang bagi siswa maupun lingkungan sekitar sekolah.

“Program CSR seperti ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial. 

Anak-anak mendapatkan edukasi kesehatan yang aplikatif, sementara sekolah dan masyarakat memperoleh manfaat berkelanjutan,” ujar Sudarwati.

Ia menegaskan bahwa sektor pendidikan dan kesehatan merupakan dua pilar strategis yang membutuhkan dukungan lintas sektor, termasuk dari dunia usaha.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, antara lain Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan, Kepala Puskesmas, Ketua Komite Sekolah, Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan Kecamatan Ngawi, Kepala Desa Grudo, Penasehat Masjid Baitul Ihsan, perwakilan sponsor, serta kader Jumantik Desa Grudo. 

Kehadiran lintas institusi ini mencerminkan kolaborasi nyata dalam penguatan pelayanan kesehatan berbasis komunitas.

Sementara itu, DBM Administrasi Indomaret, Dira Lestari, menyampaikan bahwa pelaksanaan CSR di sekolah dasar merupakan bentuk investasi sosial jangka panjang.

“Edukasi kesehatan dan kepedulian lingkungan yang ditanamkan sejak usia dini akan membentuk perilaku hidup sehat di masa depan. 

Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh anak-anak, tetapi juga keluarga dan masyarakat luas,” katanya.

Menurut Dira, keberlanjutan program CSR menjadi penting agar manfaatnya dapat dirasakan secara konsisten, khususnya di daerah.

“Ketika pemerintah, dunia usaha, sekolah, dan masyarakat bergerak bersama, pembangunan akan berjalan lebih efektif dan tepat sasaran,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemantauan jentik nyamuk di lingkungan sekolah dan pemukiman sekitar oleh kader Jumantik. Siswa turut dilibatkan sebagai bagian dari pembelajaran langsung mengenai pencegahan penyakit berbasis lingkungan.

Melalui pendekatan edukatif dan kolaboratif ini, peningkatan pelayanan kesehatan tidak hanya diwujudkan dalam bentuk layanan kuratif, tetapi juga melalui pembentukan kesadaran dan karakter generasi mudasebuah langkah penting menuju masyarakat yang lebih sehat dan berdaya.|Titik*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.