IEAE 2025 Resmi Dibuka, Dorong Inovasi dan Kolaborasi Global di Industri Elektronik

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Pameran Indonesia International Electronic & Smart Appliances (IEAE) resmi dibuka hari ini di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran. Kegiatan akbar yang berlangsung selama tiga hari, dari 6 hingga 8 Agustus 2025, ini menjadi ajang bergengsi bagi pelaku industri elektronik dan teknologi pintar dari dalam maupun luar negeri.

Acara pembukaan diwarnai dengan antusiasme tinggi dari para tokoh industri, salah satunya Chairman APTIKNAS (Asosiasi Pengusaha TIK Nasional), Soegiharto Santoso (Hoky). Dalam sambutannya, Hoky mengungkapkan kebanggaannya dapat kembali hadir setelah tahun lalu absen karena menjalani pengambilan sumpah sebagai advokat.

“Tahun ini saya sangat antusias bisa hadir dan memberikan sambutan seperti tahun-tahun sebelumnya. Merupakan kehormatan bagi saya untuk terus berpartisipasi dalam AIE Indonesia,” ujar Hoky, di Jakarta, Rabu(6/8/2025).

Ia juga menambahkan bahwa sejak digagas pada tahun 2017, AIE telah berkembang menjadi pameran bertaraf internasional yang juga hadir di Tiongkok, Vietnam, India, dan Rusia.

Hoky menekankan pentingnya IEAE sebagai lebih dari sekadar ajang transaksi dagang. “IEAE adalah ruang strategis untuk inovasi, riset, dan kolaborasi global di bidang elektronik dan ICT. Kita mendukung pengembangan industri manufaktur lokal serta komitmen terhadap program Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN),” jelasnya.

Di bawah kepemimpinan Mr. Jason Chen dan Mr. Leomo dari kantor pusat di Tiongkok, serta dukungan dari Jonathan Hendrata, Country GM dari Cayo EXPO Indonesia, pameran ini berhasil menghadirkan lebih dari 350 perusahaan peserta dari berbagai negara seperti Indonesia, Tiongkok, Jerman, Belanda, dan negara-negara ASEAN.

Tak hanya merek global seperti WiWU yang turut ambil bagian, pelaku lokal seperti Erajaya, Electronic City, serta berbagai merek dan startup nasional juga menunjukkan eksistensinya. Ekosistem e-commerce dan retail seperti Tokopedia dan platform lokal lainnya turut memperkuat kolaborasi dalam pameran ini.

IEAE 2025 memanfaatkan area pameran seluas lebih dari 10.000 meter persegi, menghadirkan berbagai produk inovatif di sektor teknologi konsumen, rumah pintar, perangkat IoT, hingga solusi AI. Selain pameran fisik, acara ini juga menyediakan platform business matching secara online dan offline, membuka peluang kemitraan dengan investor dan pembeli dari berbagai negara.

APTIKNAS, sebagai asosiasi TIK tertua di Indonesia yang telah berdiri sejak 1991, membawa semangat kolaborasi dari Sabang hingga Merauke, termasuk dengan mendukung ekspansi IEAE ke kota-kota besar seperti Surabaya, Medan, hingga Papua. Organisasi ini juga memiliki lembaga sertifikasi LPSEK berlisensi BNSP, yang berkomitmen mencetak SDM unggul di bidang teknologi dan keamanan siber.

“Indonesia yang unggul bukanlah yang terbesar, tetapi yang paling cepat berinovasi dan berkolaborasi. Teknologi adalah alat, budaya adalah jiwa. Gabungan keduanya adalah kekuatan masa depan,” pungkas Hoky, menutup sambutannya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.